Danau Tahai & Orang Utan, PalangkaRaya, Kalteng

2 Nov

Tahai adalah sebutan danau dari bahasa dayak Kalteng sepertinya. Tahai ini berupa danau kecil yang terbentuk konon kabarnya dikarenakan genangan air yang sudah lama akibat galian pasir. Selain itu Tahai juga terbentuk dikarenakan bekas aliran sungai yang alurya jadi berubah, sehingga terbentuk genangan air yang tidak mengikuti aluran sungai lagi.

tahai3

Di Kalteng sendiri banyak sekali Tahai-Tahai ini, dan salah satu yang sering dipadati pengunjung adalah Danau Tahai yang +/- 30 km dari Palangkaraya arah Sampit tidak jauh dari pinggir jalan raya (3 km masuk kedalam). Di tempat ini fasilitasnya juga sudah lumayan banyak, seperti titian jembatan dari kayu dimana titiannya membelah danau itu sendiri sehingga kita berjalan sampai ke tengah danau bahkan ke seberang danaunya. Selain itu disini juga sudah terdapat gubuk2 sehingga kita bisa menikmati pemandangan sambil bercengkrama sambil melepas lelah. Ada juga kereta-kereta air dan tentunya juga ada musholla dan ada beberapa rumah yang bisa disewa.

tahai4

Yang unik dari danau-danau di Kalimantan adalah airnya yang merah karena merupakan air tanah gambut dan air-air dari akar-akar pohon di lahan gambut, dan kita juga bis amenjumpai rumah-rumah terapung atau disebut rumah lanting.

Jika bosan dengan pemandangan air saja, kita bisa singgah lagi ke Penangkaran Orang Utan Nyaru Menteng milik Yayasan BOS yang tidak jauh dari lokasi Tahai ini (+/- 1 km). Disini kita bisa melihat tindak tanduk orang utan yang berada di kandangnya. Untuk melihat orang utan sebaiknya datang pada hari Minggu, karena tempat untuk melihatnya hanya dibuka hari minggu dan hari libur lain.

orang utan

Selain melihat orang utan kita juga bisa mencoba tracking ke dalam hutan-hutan yang masih dijaga kelestariannya yang masih berada dalam areal penangkaran ini.

tahai1

Untuk masuk kedalam hutannya kita juga tidak usah takut dengan tanah yang berupa gambut yang tergenang air karena sudah disediain jalan berupa jembatan-jembatan kayu yang mengelilingi areal hutannya. Didalam hutan kita bisa merasakan udara yang sejuk dan masih segar dan juga bisa mendengarkan kicauan burung dan jika beruntung bisa bertemu dengan Uwak-uwak, salah satu jenis kera yang hanya terdapat disini yang juga dilindungi.

hutan

Dan di hutan sini juga bisa dijumpai tumbuh-tumbuhan atau bunga yang jarang ditemui.

About these ads

20 Tanggapan to “Danau Tahai & Orang Utan, PalangkaRaya, Kalteng”

  1. Syarif Winata 02/11/2007 pada 11:45 am #

    Bisa wisata dan mengenal alam .. heheheh

  2. mina 03/11/2007 pada 4:54 pm #

    foto-fotonya bagus. kayaknya saya pernah deh, atau ini hanya mirip? waktu itu tulisan di tempat wisatanya itu apa ya? Penangkaran? -sudah lupa-

    • Jaka Aria 27/08/2013 pada 10:18 pm #

      arboretum orang utan?

  3. Mama Rafi 05/11/2007 pada 1:36 am #

    dah 3 th disini aku lom pernah ke penangkaran orang utan jd pgn malu..
    btw lam kenal srg2 aja ya mampir ke blogku :D

  4. STR 06/11/2007 pada 1:32 am #

    bro, fotonya yang paling bawah sendiri SANGAR!! loe ambil sendiri?

  5. GWnya 07/11/2007 pada 12:32 am #

    @Syarif WInata : Enjoy iT

    @Mina : klo yg ini penangkaran orang utan

    @MamaRafi : ntar ajak rafi kesono mja mbak…dijamin enjoy si rafinya

    @STR : trims..STR

  6. andretti 12/12/2007 pada 6:18 am #

    tempat wisata yg cukup potensial untuk dikembangkan, cuma sayang kurang
    ter-maintain,terutama danau tahai,ktnya sih belum ada alokasi dana dari pemkot/provinsi utk mengembangkannya.

    >>>>pemerintah selalu ngomongnya kayak ini..trus proyek2 gak jelas akhir thn itu gimana yach..walah…..danau tahai satu2nya tempat wisata yg lumayan di palangka

  7. ehen 27/12/2007 pada 11:28 am #

    banyak tempat wisata tp tdk ada pemerintahnya mau memperdulikan…

    >>>>yup..bener sekalee

  8. anas 19/02/2008 pada 11:33 pm #

    pemerintah kota palangka tuh kayaknya sibuk ngurusin tata kotanya aja.nggak kayak di jawa, air terjun sekecil air mancur buatan milik rumah tangga digembar gemborkan and dijadikan andalan wisata.justru pihak swasta di palangka itu yang gencar mengelola tempat wisata.
    sekarang ada lagi danau bikinan beberapa pihak swasta yang boleh juga untuk dinikmati.dipinggir danau berpasir putih tersebut terdapat banyak tempat makan minum.terletak persis di jalan yang menuju kota sampit.

    >>>>yup..yg ni rame bgt klo sabtu ato minggu..danaunya bekas galian pasir…naman danau taman gaul….airnya merah dan pasirnya putih…tapi bukan pantai

  9. darwin 19/03/2008 pada 4:13 pm #

    bagus banget tempatnya………
    gak ada lagi fotonya ya…….
    tolong dong???????

    >>>>ada,,,,ntar gw posting lagi ntuk fotonya dach…akan gw usahain

  10. Ve 03/04/2008 pada 9:43 am #

    pemandangannya bagus banget……kapan lagi yach gw ksana lg……??????

    >>>>ho oh..udaranya fresh banget….

  11. vovyy 03/04/2008 pada 9:48 am #

    kalo aku kesana lagi apa ada perubahan yang signifikan tentang wisata ini daripada 5 th. yang lalu y…????tambah maju dan LESTARI ALAM KU….lam kenal dari anak Banzarmasient….tetangga nech….!!!!he..he

    >>>>kayaknya masih akayak2 gitu ja dach vy….gw yg udah mo 3 thn disini tiap kesana gk da yg berubah..malah tambah kurang greget menurut gw….jembatan kayunya udah bnyk yg ilang….

  12. Hendra 05/02/2009 pada 10:16 am #

    Susahnya Kota Palangkaraya yang indah ini, tempat wisatanya lumayan jauh. Bisa gak buat tempat wisata yang ada di dalam kota. contohnya di daerah Flamboyan bawah itu. Andaikan ditata dengan baik pasti menjadi indah sebagai tempat wisata milik pemkot Palangkaraya.

    >>>>ho oh bener mas….minim tempat pariwisata palangka ini..gw cuman wisata rumah kantor doank….wekekekeke
    palingan yg ditengah kota : tugu 0 doank n ma kumkum ato mo jauhan dekat ke danau kereng bangkirai n arboretum yg masih dalam kodya plk.

  13. wack-o 21/03/2009 pada 8:33 am #

    Ralat tulisan lu bro.. klo ga salah Tahai itu artinya Terbesar deh… (gue dulu SD di palangka, jadi pasif bhs lokal)… N ttg tempat wisata di dalam kota Palangkaraya, menurut gue byk yg potensi, tapi dinas pariwisata setempat kurang jeli, dan untuk tmp wisata lain, perawatannya kurang banget, terutama fasilitas umum (toilet bersih) dan kebersihannya (tmp sampah jarang & byk sampah plastik berserakan). Padahal kalau dioptimalkan, bisa jadi pemasukan juga buat pemerintah & masy. setempat.

    >>>>trims ralatnya bro…suer gw juga gak tau apaan tu artinya tahai……
    ok dach….sukses terus untuk PLK

  14. deta 23/03/2009 pada 3:24 pm #

    hi…BOS
    ak kangen bgt ma semua disitu…
    ak titip salam buat Dokter Hewan klu ga salah Fransisca ya yg dr UGM,asal salatiga.
    moga masih ingat aku yang dulu kerja d BCA pky…temennya Mr.bule yg dr ausrtalia itu.
    ak sengaja buka situs ini…
    moga km masih disana ya…
    ak sekarang tinggal di salatiga,kerja di semarang.
    kt bisa komunikasi lagi by email or YM ak : indriani.rita@yahoo.com
    jangan lupa no.hp km kirim di imel aku ya..

    salam kangen,
    Deta@smg

  15. dian 04/11/2011 pada 2:26 pm #

    kkkeeeeuuurrreeennnnttttt

  16. asri 27/04/2012 pada 1:21 am #

    pengen banget kesini

  17. Pisau Sadap Karet 20/03/2013 pada 6:42 pm #

    keren tempatnya, tp belum pernah tau nih tempat sebelumnya, thanks reviewnya

Trackbacks/Pingbacks

  1. LINDUNGI SIAPA? « Hutan yang terkikis - 18/10/2008

    [...] LINDUNGI SIAPA? Danau Tahai & Orang Utan, PalangkaRaya, Kalteng [...]

  2. PARIWISATA di Kota Palangkaraya | feromiya - 12/06/2012

    [...] penginapan yang mematok harga antara Rp 75.000—Rp 200.000 per malam (Mei 2008).Info lengkap, klik disinitempat [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 216 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: