Arsip | Unek-Unek RSS feed for this section

Lika liku perjalanan di pedalaman Kalteng

17 Jan

Hmmmm…perjalanan gw kali ini juga gak begitu banyak dan bagi orang kota mungkin gak terlalu menarik karena gw hanya masuk-masuk ke pedalaman Kalimantan khusunya Kalteng. Tetapi tunggu dulu, perjalanan ke pedalaman Kalteng serasa sudah muter-muter keliling indonesia karena ternyata areanya luas banget.

Dan bukan hanya karena areanya yang luas yg bikin kita berucap cukup hanya sekali ke daerah tersebut (terutama untuk kabupaten pemekaran baru) atau emang klo bagi yg jiwa petualang pengen banget kayaknya berulang-ulang karena :

1. Jalan berlumpur…a.k.a Kuala Lumpur

dsc_0101

Yup..karena masih berupa daerah-daerah pemekaran baru, so jalan-jalan utama menuju ibukota kabupaten-kabupaten tersebut otomatis belum bagus, tepatnya sedang diperbaiki atau diupgrade kualitas jalannya. sehingga ketika dalam proses upgrade kualitas jalan tsb, kalimantan yg sering hujan ini akan menjadi surga lumpur sehingga akan menyulitkan kita untuk melewati jalan tsb, padahal hanya itu satu-satunya akses. Jadi jika musim hujan dan perlu ke daerah2 pemekaran seperti Kuala Kurun, Puruk Cahu, Lamandau dan Sukamara perlu disiapkan kendaraan yg prima.

o iya..ini ada videonya..

2. Jalan perintis a.k.a tour of sawit

dsc_0169

Nach untuk beberap daerah seperti ke Lamandau dan Sukamara perjuangan jadi lebih berat lagi karena kita kudu harus melewati jalan perintis yang notabene jalan perusahaan sawit yang pasti otomatis jalantersebut emang dikhusukan untuk per sawit saja sebenarnya. Yup, masih jalan tanah. Jalan-jalan seperti ini sangat banyak jika kita harus masuk ke kota-kota kecamatan seperti ke Kuala Kuayan ataupun Sebabi. Dan untuk jalanjenis ini hati-hati jik amusim hujan karena licin, serta harus memperhatikan petunjuk2 kecil di perempatan blok-blok sawit karena di perkebunan yang semu perempatannya sangat mirip, jadigampang kesasar. Tetapi jika musim kemarau hati-hati ma debunya.

3. Nyebrang dgn feri darurat

dsc_0140

Kalimantan juga identik dengan pulau yang banyak sungai dan kota-kota di kalimantan ini juga mayoritas berada di pinggir sungai. Dan jangan kaget jika untuk menuju ke beberapa kota dan karena masih terbatas jembatanya , so kita perlu nyebrang ke kota tersebut dgn bantuan feri darurat alias gabungan beberapa yang dirubah menjadi rakit yg bisa membawa mobil 2-4 mobil sekali angkut.

dsc_0011

Untuk kasus-kasus ini terjadi di daerah yang jemabatan penyebrangannya belum jadi karena jembatan masig dalam progress pembangunan seperti Kuala Pembuang, Puruk Cahu dan Buntok.

4. dll seperti akrobat jalanan

dsc_0167

Hehehe…selama perjalanan jika stress bisa dihibur dengan akrobat-akrobat di jalanan seperti motor yang diisi dengan drum-drum air maupun BBM dan diatas drum-drum tsb ada penumpangnya juga.

Dan dari paparan diatas, semua infrastruktur tersebut semuanya dalam progress pembangunan, so kemungkinan thn 2010 kemungkinan akses- akses di pedalaman kalteng semoga semakin lancar.