Tag Archives: Danau

Berkunjung ke kota serba ungu, Tanah Grogot

30 Mei

Pasti pada beranggapan masak ada?.

iya ada, tidak begitu jauh dari tempat domisili gw sekarang kota Balikpapan. Eh jauh dink kalo dibandingin dari kota-kota di Jawa sana. Lebih kurang berkendara selama 4-5 jam baru kita bisa ketemu Kota Ungu (Purple City) ini. Dan jika dari Balikpapan 4-5 jam itu sudah termasuk hitungan antri ferry penyebrangan dari Balikpapan-Penajam (1jam) dan Penajam – Tanah Grogot 3 jam.

Masjid Ungu

Baca lebih lanjut

Iklan

Keliling Derawan dalam sehari (part2-Kakaban)

31 Des

1. Danau Kakaban

Ke Derawan gak lengkap rasanya kalau belum sampai liat ubur-ubur tidak beracun. Yop, itu bisa ditemui di pulau Kakaban. Satu jam naik speedboat dari Pulau Maratua tadi kita sampai di sebuah pulau Kakaban yang didalamnya terdapat sebuah danau air tawar. Yang menariknya danau air tawar itu di dalamnya ada ubur-ubur , tetapi tidak beracun sepertiubur-ubur kebanyakan. Infonya ini adalah danau yang serupa kedua yg satunya lagi ada di Negara Palau. Hebat khan? Unik banget…cuman ada dua danau seperti ini di dunia pula.

kakaban8

Danaunya ini luas banget…selain tidak beracun , ubur-ubur ini juga bentuknya terbalik , Baca lebih lanjut

Danau-danau’an Palangkaraya

10 Des

Seperti layaknya danau terdahulu yang di Palangkaraya dan juga ada yang lebih dekat dari danau tersebut, ada danau yang juga bekas galian pasir.  Dan danau ini memang berbeda dari danau lain yg berupa genangan air dari anak sungai.

Gw juga gak begitu jelas kenapa danau ini dinamai danau Taman Gaul dan malah sekarang pengelolanya mempromosikan nama Fantacy Beach (anech khan bunyinya???).

Dan kenapa juga gw nyebutnya danau Taman Gaul, karena ada di salah satu pohon tersebut yang tertulis Taman Gaul, so orang-orang kenalnya itu. Yup , benar banget danau ini sangat gampang sekali dicari karena lokasinya berada persis di pionggir jalan raya antara Palangkaraya – Kasongan tepatnya di Km21, nach kadang-kadang juga dikenal sebagai danau twenty one.

Keunikan dari danau yang bekas galian pasir ini yaitu di pasirnya yang berwarna putih layaknya pantai , tetapi airnya berwarna merah. Saat ini didanau yang tadinya hanya genangan air biasa telah disulap sebagai tempat wisata bagi warga Palangkaraya dsk, disini pengunjung bisa berenang di air merah dengan ditemani waterboom mini(tepatnya perosotan..heheh), trus ada sepeda air.

Untuk fasilitas disini sudah disediakan lahan parkir, ada rumah makannya plus pondok-pondok diatas danau. Dan bagi yang agak sungkan berenang di air merah juga bisa memancing di kolam yang diisi ikan patin.

O iya, disini juga bagus untuk penggemar fotografi terutama ketika sore menjelang karena sunsetnya sangat bagus disini. dan bagi mereka yg mencari tempat wisata murah meriah atau melihat pantai dengan air merah bisa datang kesini, hehehehe

Kintamani, sisi ‘dingin’nya Bali

4 Mar

Setelah postingan sebelumnya tentang sisi panasnya Bali, kali ini kita refresh sedikit mengulas tentang sisi yang adem di Bali.

Jika mendengar kata adem suasana yang terbayangkan adalah berupa hawa sejuk pegunungan dengan angin semilir-semilirnya. Tepat, di Bali ada suatu tempat yang bisa merasakan hawa pegunungan sejuknya sambil menikmati makanan yang eunak. Makanan akan semakin enak dengan adanya lukisan Tuhan berupa pemandangan gunung dan danau Batur didepan mata yang bener-bener menakjubkan.

Kintamani

Untuk mencapai gunung Baturnya sendiri atau ke tepi danunya jalannya sangat terjal dan memerlukan banyak waktu lagi.

Gunung Batur

Tetapi jika memang hanya mau menikmati pemandangannya cukup hanya dari Kintamani sudah bisa menikmati pemandangan yang elok. Dan yang harus diwaspadai adalah dengan pedagang kaki lima disini yang sangat agresif menawarkan barang-barang dagangan mereka, jadi berhati-hatilah, jika tidak ingin cukup bilang tidak mau. Dan untuk menikmati pemandangan juga bisa sambil mengisi perut di restoran-restoran-restoran serta cafe-cafe di pinggir-pinggir lembah yang menghadap ke Batur, tetapi harus dimaklumi harganya mahal .

Sebelum ke Kintamani dari desa Ubud kita  juga bisa menikmati pemandangan hijau berupa hamparan bukit-bukit sawah. Bukit-bukit sawah merupakan cara bertanam petani Bali yang sangat terkenal yaitu Subak.

Subak Bali

Dan untuk mencapai pemandangan sawah-sawah tersebut juga tidak sulit, hanya berada di pinggir jalan antara desa Ubud dengan Kintamani, dan di pinggir jalan tersebut juga terdapat cafe-cafe dan restoran yang menawarkan view ke sawah-sawah dengan kontur bukit-bukit tersebut.

Danau Tahai & Orang Utan, PalangkaRaya, Kalteng

2 Nov

Tahai adalah sebutan danau dari bahasa dayak Kalteng sepertinya. Tahai ini berupa danau kecil yang terbentuk konon kabarnya dikarenakan genangan air yang sudah lama akibat galian pasir. Selain itu Tahai juga terbentuk dikarenakan bekas aliran sungai yang alurya jadi berubah, sehingga terbentuk genangan air yang tidak mengikuti aluran sungai lagi.

tahai3

Di Kalteng sendiri banyak sekali Tahai-Tahai ini, dan salah satu yang sering dipadati pengunjung adalah Danau Tahai yang +/- 30 km dari Palangkaraya arah Sampit tidak jauh dari pinggir jalan raya (3 km masuk kedalam). Di tempat ini fasilitasnya juga sudah lumayan banyak, seperti titian jembatan dari kayu dimana titiannya membelah danau itu sendiri sehingga kita berjalan sampai ke tengah danau bahkan ke seberang danaunya. Selain itu disini juga sudah terdapat gubuk2 sehingga kita bisa menikmati pemandangan sambil bercengkrama sambil melepas lelah. Ada juga kereta-kereta air dan tentunya juga ada musholla dan ada beberapa rumah yang bisa disewa.

tahai4

Yang unik dari danau-danau di Kalimantan adalah airnya yang merah karena merupakan air tanah gambut dan air-air dari akar-akar pohon di lahan gambut, dan kita juga bis amenjumpai rumah-rumah terapung atau disebut rumah lanting.

Jika bosan dengan pemandangan air saja, kita bisa singgah lagi ke Penangkaran Orang Utan Nyaru Menteng milik Yayasan BOS yang tidak jauh dari lokasi Tahai ini (+/- 1 km). Disini kita bisa melihat tindak tanduk orang utan yang berada di kandangnya. Untuk melihat orang utan sebaiknya datang pada hari Minggu, karena tempat untuk melihatnya hanya dibuka hari minggu dan hari libur lain.

orang utan

Selain melihat orang utan kita juga bisa mencoba tracking ke dalam hutan-hutan yang masih dijaga kelestariannya yang masih berada dalam areal penangkaran ini.

tahai1

Untuk masuk kedalam hutannya kita juga tidak usah takut dengan tanah yang berupa gambut yang tergenang air karena sudah disediain jalan berupa jembatan-jembatan kayu yang mengelilingi areal hutannya. Didalam hutan kita bisa merasakan udara yang sejuk dan masih segar dan juga bisa mendengarkan kicauan burung dan jika beruntung bisa bertemu dengan Uwak-uwak, salah satu jenis kera yang hanya terdapat disini yang juga dilindungi.

hutan

Dan di hutan sini juga bisa dijumpai tumbuh-tumbuhan atau bunga yang jarang ditemui.