Tag Archives: Museum

Cantiknya Candi Prambanan

30 Sep

Pertama kali yang terlintas dibenak ketika ada perintah perjalanan dinas ke Yogyakarta adalah candi dan candi. Hehehe, bukan berarti tidak memikirkan bagaimana repotnya nanti pekerjan dinas di kota itu nantinya. Daripada pusing memikirkan pekerjaan lebih baik juga memikirkan tempat yang bakal dikunjungi sehabis acara dinasnya.

Nach, Baca lebih lanjut

Iklan

Splendid China, miniaturnya China

20 Nov

Sepertinya halnya negara kita,Indonesia mempunyai Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta dan Korea Selatan dengan Korean Villagenya di Seoul , China juga tidak mau kalah. Tepatnya di Shenzhen mereka mempunyai Splendid China.

Splendid China ini seperti dibilang sebelumnya memang Baca lebih lanjut

Melihat wajah Hongkong di Avenue of Stars

29 Sep

Jika diposting sebelumnya gw bilang klo jalan jalan ke Hongkong wajib ke yang ini. Klo di tempat sebelumnya kita bisa ngeliat keseluruhan Hongkong, maka Baca lebih lanjut

Victoria Peak, tempat wajib didatangi di Hongkong

24 Sep

Wajib?…Pasti semuanya pada bingung dan bertanya-tanya kenapa gw sampai bilang wajib. Coba liat dulu sebentar ke foto dibawah ini !

Jika pada menganga semua dan merasa bilang WOWWW, berarti gw gak usah panjang lebar menjelaskan kenapa harus wajibnya kesini. Ok dach, sedikit cerita dach.

Dari Victoria Peak ini kita bisa melihat kota Hongkong secara jelas ke semua penjuru terutama pencakar-pencakar langitnya yang memang berada di seberang Hongkong Island -Kowloon ataupun yang berada di Hongkong Island sendiri. Lokasinya sendiri sesuai namanya merupakan puncak tertinggi dari Hongkong yang berada diatas permukaan laut sekitar 525 m di Hongkong Island. Untuk menuju kesana kita bisa menggunakan Peak Tram ataupun jalan darat biasa. Khusus yang menggunakan Peak Tram loketnya dekat dengan stasiun MRT Central lebih kurang 15menit jalan kaki.

Hanya melihat panorama Hongkong saja?..tentu tidak…Di tempat perhentian Peak Tram ini ada yang namanya Peak Tower serta Peak Galeria semacam seperti mall.

Di Peak tower sendiri ada satu tempat penting yaitu Museum lilin-madam tussauds, yup pasti pada pernah denger semua. Museum ini sendiri seperti banyak kita ketahui menyediakan patung-patung lilin tokoh-tokoh terkenal di seluruh dunia mulai dari Michael Jackson sampai presiden USA saat ini, Barrack Obama, dan khusu di Hongkong sendiri mereka juga ada patung yang mungkin hanya ada disini seperti bintang-bintang dari Hongkong. Patungnya sendiri sangat mirip dengan orang aslinya dengan skala 1:1, sehingga museum ini sangat cocok buat anda yg narsis ingin berfoto dengan bintang idolanya karena berfoto dengannya gratis kecuali dengan Jackie Chan yang harus bayar.

Dan bagi anda yang pengoleksi souvenir Hard Rock bisa mencarinya di Peak Galeria seberang Peak Tower ataupun hanya mencari kaos dengen embel-embel Hongkongnya bisa di Giordano dengan kualitas bagus dan dengna kualitas lumayan di counter souvenir.

O iya agar perjalanan kesini berkesan dan hemat sebaiknya ke puncak sebelum matahari terbenam sekitar masih sore dan pulang ketika sudah agak malam, sehingga view kota Hongkong bisa dapat view malam dengan lampu-lampu dan tidak. Dan biar lebih hemat dari loket Peak Tramnya langsung beli tiket paket Peak Tram pp + madam tussaud nya sekitar HKD$170.

Fort Rotterdam, Makassar

29 Jun

Masih teringat di benak gw bagaimana Belanda menaklukkan Slowakia 2-1 di ajang Piala Dunia 2010 semalam yang berlangsung di Afrika Selatan. Mengingat nama Belanda gw jadi teringat lagi gw masih punya PR belum posting lagi tentang perjalanan gw ke Makassar beberapa bulan lalu, terutama tentang Benteng Ujung Pandang yang ketika masa penjajahan Belanda berganti nama menjadi Fort Rotterdam.

Sesuai dari wiki ,  benteng ini ketika masih bernama Benteng Ujung Pandang merupakan bukti  kejawan kerajaan Gowa di Sulawesi.

Sampai saat ini benteng ini sepenglihatan gw disana masih terjaga dengan baik walaupun memang di beberapa bagian ada yang sudah termakan jaman dan juga ada yang runtuh/rusak.

Benteng ini terletak di bagian barat Makassar tidak begitu jauh dari Pantai Losari dan di seberang benteng ini saat ini juga ada penyeberangan ke Pulau Samalona.

Didalam benteng yang lumayan luas ini selain mengagumi arsitektur bergaya Eropanya kita juga bisa menikmati sejarahnya dengan masuk ke salah satu ruang benteng yang dijadikan museum.

Untuk menuju benteng ini sangat gampang sekali, jika anda dari Pantai Losari bisa berjalan kaki menyusuri pantai ke arah utara ataupun naik angkutan kota yang disana disebut Pete-pete.

Korean Village…a real of korea

22 Okt

Setelah sebelumnya kita mengetahui secara garis besar bagaimana kehidupan korea itu via museum, nach sekarang kita bisa melihat secara langsung bagaimana aktivitas mereka di daerah aslinya, tepatnya kita bisa melihat itu semua seperti layaknya masy Lombok dengan Sasak Villagenya, maka korea juga punya Korean Village.

Korean Village berada di tengah kota, sehingga sangat gampang dicapai dari kota metropolis Seoul. Sehingga bagi mereka yang belum pernah tahu bagaimana kehidupan masyarakat aslinya bisa langsung berkunjung ke Korean Village ini. Areanya sangat luas, dan dibentuk benar-benar persis seperti perkampungan Korea asli, dan konon kabarnya Korean Village ini aslinya memang perkampungan asli yang memang dipertahankan sebagai cagar budayanya. Dan hanya saja penduduk aslinya yangmemang sudah tidak ada, tetapi di korean village masih tetap ada masyarakatnya yang diwakili oleh para aktor/aktris yang berperan sebagai penduduk asli dan digaji oleh dep pariwisatanya.

Di Korean Village ini kita bisa melihat bentuk rumah mereka yang atapnya terbuat dari jerami dan juga bisa masuk kedalam rumahnya yang unik dimana ruangannya ato tepatnya dibawah lantai ruangannya yang kayu tersebut terhubung ke dapur dimana disana ada semacam tungku sehingga jika dimusim dingin ruangan di kamar tetap hangat. Dan kamar laki-laki dan wanita terpisah. Dan jika suami istri ingin berhubungan maka istrinya harus masuk ke kamar laki-lakinya. Dan yang unik lagi diluar rumah digantung macam-macam hasil ladangnya seperti padi,gandum,jagung dan buah-buahan dan ada satu yang unik lagi ada gantungan tepatnya ukiran dari kayu yang menyerupai alat kelamin laki-laki alias p*ni* yang tidak hanya satu seperti gambar diatas yang konon kabarnya itu untuk mendapatkan anak laki-laki.

Dan di masyarakat korea ini anak laki-laki dipisah dengan anak perempuan, mereka hanya bisa ketemu kalo misalnya mereka udah nikah. Ini bisa dilihat dari permainan mereka yang terpisah antara permainan anak laki-laki dan anak perempuan dengan tempat yang berbeda pula tentunya.

Permainan anak cowok berupa tarian yang menawarkan akrobat-akrobat dengan tali yang panjang yang berada di topinya yang bisa berputar-putar, sedangkan yang cewek permainanannya lebih ekstrim.

Gw merasa permainan mereka ini serasa kebalik malah yang cewek yang ekstrim. Dan yang tak boleh dilewatkan satu lagi adalah ada sebuah kepercayaan dimana di kampung asli tersebut disediakan sebuah wadah seperti guci dan jika kita bisa memasukkan kayu sebesar telunjuk sepanjang satu meteran dari jarak 2-3 meter 5x berturut-turut maka semua keinginan ketika kita memasukkan kayu tersebut akan terkabul. So, jika sempat berkunjung ke Seoul, Korsel lokasi ini jangan sampai terlewatkan. Dan disini juga terdapat stan untuk mencari oleh-oleh, dan yang khas tentunya miniatur rumah korea.

ps : o iya, mohon dikoreksi jika ada info diatas yang keliru karena info diatas sesuai info dari tour guide gw.

Mengenal Korea ‘via’ Museum

12 Okt

Jika berkesempatan berkunjung ke negara Korea Selatan(Korsel) atau berniat berkunjung ke Korsel, tempat wajib yang harus dikunjungi adalah museumnya yaitu National Folk Museum of Korea. Museum ini berada di tengah kota Seoul ibukota negara Korsel. Dan museum ini malah dikepung oleh gedung-gedung bertingkat sekelilingnya. Dan meuseum ini juga bersebelahan lokasinya dengan kantor perdana menteri dari negara ginseng ini yang disebut Blue House.

Dan konon tadinya komplek museum ini adalah eks komplek istana kekaisaran Korea yaitu istana Gyeongbokgung yang saat ini tidak berfungsi lagi. Sejak museum ini digabungkan dengan kompleks istana tersebut, maka museum ini sangat luas sekali. Pertama masuk kita akan disuguhi oleh patung-patung yan g konon katanya itu merupakan patung di pusara kuburan-kuburan dan juga ada ukiran-ukiran kayu yang disebut jangseung sebagai penyukses panen dan seterusnya kita akan disuguhi bangunan tinggi berupa seperti pagoda yang dibawahnya ada ruang museum utama/exhibition hall.

Di ruang exhibition hall ini terbagi beberapa ruangan yang saling menyatu, dimana disini kita bisa belajar mengenai bagaimana kehidupan masyarakat korea jaman dulu sampai sekarang, asal muasal korea, proses perkawinan di korea, etnis yang ada di korea, suasana pedesaan korea, pakaian daerah , rumah-rumah khas korea dan tentunya juga benda-benda kuno asli korea yang kesemuanya  diceritakan di beberapa diorama seperti halnya diorama di Monas, Jakarta tetapi disini sangat lengkap sekali.

Selain kehidupan korea, disini juga diceritakan bagaimana proses pembuatan Kimchi-sayuran khas korea, huruf kanji korea dan tentunya ginseng korea. Selain exhibition hall juga tersedia musem khusus anak-anak. Setelah puas mengenal korea lebih dekat di ruangan, masih banyak juga yang menarik di area luar museum. Selain ada patung pemanggil panen, disini kita bisa memasuki area bekas istana dan melihat ruang-ruangannya yang sangat megah dengan ciri khas ruangannya adalah warna merah.Dan setelah puas berkeliling dan tentunya bangunan yang sangat kokoh biarpun terdiri dari kayu-kayu. Dan di luar area istana kita bisa berfoto dengan aktor-aktor yang berperan seolah-olah masih sebagai penjaga istana jaman dulu.

Dan jadikanlah foto bersama penjaga sebagai oleh-oleh dari museum korea ini. Cukup seharian di museum ini, kita sudah bisa mengenal korea hampir 100% saking lengkapnya isi museum ini. *kunjungan wajib*