Tag Archives: jembatan

Berkunjung ke kota serba ungu, Tanah Grogot

30 Mei

Pasti pada beranggapan masak ada?.

iya ada, tidak begitu jauh dari tempat domisili gw sekarang kota Balikpapan. Eh jauh dink kalo dibandingin dari kota-kota di Jawa sana. Lebih kurang berkendara selama 4-5 jam baru kita bisa ketemu Kota Ungu (Purple City) ini. Dan jika dari Balikpapan 4-5 jam itu sudah termasuk hitungan antri ferry penyebrangan dari Balikpapan-Penajam (1jam) dan Penajam – Tanah Grogot 3 jam.

Masjid Ungu

Baca lebih lanjut

Kenjeran, the best spot for sunset and sunrise

17 Agu

Untuk para penyuka hobi fotografi pergi ke suatu kota yang baru pasti yang bakal ditanyain dulu adalah tempat untuk hunting hehehehe. Biasanya kalau tidak mencari icon kota pasti lokasi dimana bisa capture matahari terbit atau terbenam yang bagus di sisi mana.

Suramadu sebagai icon telah dibahas di postingan sebelumnya, nach tiba saatnya mencari spot untuk hunting sunset atau sunrise di Surabaya. Teman gw sebelum gw mendarat di kota ini telah wanti-wanti klo gw bakal diajak ke Kenjeran, tidak begitu jauh dari pusat kota katanya. Siplah kalau begitu, pas banget dengan keinginan gw, hehehehe.

Beberapa hari sebelum berangkat gw juga sudah sempat mendalami seperti apa spot di Kenjeran serta mikirin konsep fotonya bakal kayak apa. Sayang konsep semula yang bakal mode SS-slow speed, buyar sudah ketika nyampe di lokasi sunrise yang diharapkan tidak se maknyuss di foto-foto referensi sebelumnya, yop karena awan mendung sedang bergelayut di langit kota Surabaya.

Posisi pantai Kenjeran yang berada di belahan utara kota Surabaya ini memang sangat cocok sepertinya untuk sunset dan sunrise spot, apalagi di pantai ini juga ada beberapa perahu nelayan yang ditambat. Dan di pantai ini juga disediakan pondok-pondok yang menjorok ke laut. O iya, ke lokasi ini juga tidak begitu jauh dari jembatan Suramadu itu, dan dari sini juga kelihatan jembatan megah tersebut dari kejauhan. Pas banget untuk posisi sunset dengan meng-siluetkan jembatannya darisini.

Suramadu, jembatan terpanjang Indonesia

14 Agu

Kota Surabaya yang dulunya dikenal sebagai kota pahlawan, saat ini tidak hanya dikenal sebagai itu doank. Kota ini punya icon baru dan menyisihkan patung buaya dan hiu malah. Yop, setiap orang yang sempat datang ke Surabaya pasti tidak akan melewatkan untuk melewati jembatan Suramadu yang saat ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia dan juga masuk ke Top 5 jembatan terpanjang di Asia Tenggara ataupun hanya sekedar melihat kemegahannya.

Jembatan ini melintasi selat Mandura yang menghubungkan pulau Jawa dan Madura dimana di sisi Jawa adalah kota Surabaya dan Bangkalan di sisi Maduranya. Dan begitupula dengan nama jembatannya yang adalah kesingkatan dari Surabaya Madura -Suramadu. Jembatan ini panjangnya lebih dari 5km dengan jarak tempuh sekitar15menit-30 menit ujung ke ujung. Jembatan ini menyediakan jalur mobil dan sepeda motor sayangnya tidak ada jalur kereta apinya. Untuk perlintasan di jembatan ini diberlakukan layaknya tol sehingga di masing-masing sisi jembatan disediakan pintu tol dengan tarif Rp 30ribu untuk mobil dan Rp3ribu untuk motor.

Jika anda hanya sebagai penumpang transit yang singgah sebentar di bandara Juanda dan pensaran dengan jembatan ini, ke jembatan ini dari bandara bisa ditempuh lebih kurang 1.5-2 jam tergantung dari kepadatan trafik apalagi di jam-jam pulang kantor. Jembatan ini akan terasa kemegahannya ketika di malam hari karena di bentang tengahnya , setiap beberapa menit ada permainan pergantiancahaya lampu warna warni. Dan yang harus diwaspadai jika semakin tinggi penasara anda ke jembatan ini jangan sampai berhenti di tengah jembatan ya, karena bakal ditilang…hehehehe.

Merasakan suasana Jakarta Tempo Doeloe

15 Nov

Jakarta sebagai ibukota negara kita, Republik Indonesia yang saat ini disebut juga DKI(Daerah Khusus Ibukota) Jakarta tidak terlepas dari sejarah berdirinya jaman baheula. Nach, untuk saat ini kota Jakarta yang telah berumur beratus tahun ini bisa dirasakan juga bagaimana pentingnya dulu Jakarta di jaman Belanda dulu, Batavia.

kota1

Nach untuk merasakan bagaimana suksesnya Batavia jaman dulu ini kita bisa berkunjung ke daerah Kota namanya yang saat ini termasuk daerah Kotamadya Jakarta Utara atau disebut juga dengan daerah Kota Tua Jakarta atau Old Batavia. Di daerah yang tidak begitu luas ini kita bisa menjumpai gedung-gedung sisa-sisa kesuksesan Batavia jaman dulu dan umumnya juga sudah dijadikan museum seperti Kantor Pos, Bank Indonesia,Museum Fatahillah,  Jembatan Kota Intan, Stasiun, dan masih banyak yang lain.

Untuk saat ini, Kota Tua ini sudah kembali dirawat dengan merehabilitasi gedung-gedung itu kembali seperti Museum Fatahillah dan Museum Bank Indonesia yang sekarang sangat cantik dengan arsitektur Belanda dulu termasuk juga Stasiun kereta api yang dikenal dengan nama Stasiun Beos.

kota2

Untuk mencapai kota ini sangatlah gampang, cukup turun di Halte Busway Kota(paling ujung) koridor 1 (Blok M-Kota) ataupun naik kereta api dan turun di stasiun Kota/Beos dan kemudian dari Halte Kota atau Stasiun Kota ini bisa dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri deretan gedung-gedung tua dimulai dari Museum Bank Mandiri di seberang Halte dan Stasiun. Tetapi jika ingin merasakan sensasi berbeda dengan sensasi jaman dulu bisa menikmati ojek sepeda sampai ke sentral Kota Tua di seputaran Museum Fatahillah. Dari Halte/Stasiun tersebut lebih kurang hanya 500m.

O iya, jika ingin merasakan seperti apa kuliner jaman dulu, disini masih ada cafe Batavia yang sepertinya masih mempertahankan suasana batavia dulu, dan tenang jika pengen masakan jaman sekarang disekitaran Museum Fatahillah ini juga sudah ada pedagang kaki lima dengan jajanan khas seperti nasi goreng, sate dll.

Dan ke sini waktu yang paling tepat datang adalah sore menjelang malam, banyak aktivitas yang ada seperti fotografi, skater, nongkrong ataupun hanya pindah internetan karena PEMDA menyediakan akses hotspot dari TELKOMHotspot. Jadi jika ingin langsung upload status atau foto ketika berada disana bisa langsung dach. Enjoy Jakarta !!!

Lelahnya perjalanan ke Muara Teweh, Kalteng

27 Des

Hmmm,,,,pasti pada bingung denger nama nich kota, Muara Teweh. Masih pada asing pastinya. Tapi kalo pada denger Barito, pasti udah pada gak asing, yup salah satu sungai terpanjang dan terlebar di Indonesia. Dan diatasnya bertengger ‘golden gate’nya Indonesia.  Nach, disepanjang sungai barito ini banyak sekali kota-kota kecil baik itu termasuk wil Kalteng maupun Kalsel. Nach kali ini, kita ngomongin salah satu kota di pinggir sungai Barito bagian hulu yaitu Kota Muara Teweh.

dsc_0021-copy

Kota Muara Teweh ini merupakan ibukota kabupaten dari Kab Barito Utara yang masih masuk prov Kalteng. Tetapi jangan heran jika harus ke kota ini dari Palangkaraya, ibukota Kalteng kita kudu melewati kota Banjarmasin yg notabene ibukotanya Kalsel. Yup, karena keterbatan infrastruktur di Kalimantan ini, akses jalan raya yang belum begitu bagus dari Palangkaraya langsung ke kota ini mengharuskan kita harus menempuh perjalanan lebih kurang 13-15 jam perjalanan darat melewati kota-kota di Kalsel. Jalan pintasnya sendiri sebenarnya bisa ditempuh perjalanan cuman 5-8 jam sepertinya. Tapi akses darat dari Banjarmasin-Muara Teweh cukup bagus koq dengan aspal hotmix. Dan seperti halnya kota-kota di Kalimantan, di kota ini juga ada jembatan panjang di atas sungai Barito.

dsc_0009-copy

Kotanya sendiri masih tergolong kota kecil dimana jumlah penduduknya se kabupaten masih 150.000 ‘an. Tetapi dengan status kota kabupaten saat ini di kota ini telah banyak berdiri bank-bank nasional yang juga disediakan ATMnya sehingga penduduk kota ini juga tidak begitu jauh dari teknologi terbaru walaupun kotanya jauh banget. O iya, di kota yang konturnya berbukit-bukit ini juga ada bandara perintis, tetapi sayang saat ini penerbangan ditutup kembali dikarenakan sepi penumpang walaupun sudah bersubsidi.

dsc_0006

Selain akses darat dan udara, ke kota ini juga bisa dilakukan via transportasi air dengan menyusuri sungai barito dari kota Banjarmasin. Dan penduduknya sendiri mayoritas berpenghasilan dari nelayan, pns, tambang dan buruh perkebunan sawit maupun karet. dan kota ini biasanya dijadikan kota transit bagi pekerja tambang batubara sebelum mereka ke camp terdekat. So, bagi yg pengen berpetualangan kota Muara Teweh cocok sekali, tetapi kudu siap stamina yg bagus

Bandung sbg kota 2 pilihan

19 Jul

photo from : http://www.wikimu.com/news/displaynews.aspx?id=2286

Bandung? Siapa sich yang gak kenal dengan nama kota ini. Kota yang dikenal sebagai Parisnya pulau Jawa atau istilah kerennya Paris van Java hanya sebuah ibukota provinsi dari Jawa Barat. Tetapi kota ini tidak hanya terkenal dengan sebutan itu saja. Kota yang landmarknya berupa gedung sate (sbh ged pemerintahan tepatnya kntr gubernur yang diatapnya ada penangkal petir seperti tusuk sate) ini memang sudah terkenal seantero dunia baik sebelum merdeka maupun setelah merdeka (walah…). Saat ini landmark kota bergeser ke jembatan pasupati, jembatan layang antara jalan pasteur sampai surapati yang bertujuan untuk mengatasi kemacetan di jalan-jalan Cihampelas, Sukajadi, Ir Juanda (Dago) serta Surapati sendiri dan tentunya pasteur.

Kenapa macet?…Nach cerita ini akan berlanjut dengan sebutan gw sebagai kota bandung sebagai kota diantara 2 pilihan. Terutama untuk para pelajar atau mahasiswa …

Kenapa 2 pilihan?…Karena kalau salah memilih kita akan terjebak dengan pilihan kita tersebut apalagi untuk pelajar dan mahasiswa ….

Pilihan pertama …..

Bandung merupakan surga pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa. Kenapa?…Siapa sich tidak kenal dengan ITB atau UNPAD yang merupakan PTN favorit bagi semua pelajar-pelajar di Indonesia dan akan menjadi pilhan pertama mereka ketika akan melanjutkan kuliah. Dan siapa lagi yang tidak kenal dengan UNPAR yg terkenal dengan salah satu PTS termahal di Bandung yang mempunyai jurusan Arsitektur yang konon katanya sebagai terbaik di Indonesia dan begitu pula dengan Maranatha yang tekenal dengan jurusan kedokterannya, dan juga STTELKOM sebuah sekolah tinggi yang belakangan terkenal akan menghasilkan tenaga telekomunikasi yang handal di Indonesia serta dengan STPDN salah satu sekolah yang akan mencetak calon pemimpin daerah – pemimpin daerah.

Terus ada beberapa sekolah menengah yang sangat terkenal juga dan menjadi favorit bagi mereka pelajar2 daerah yang bermimpi pengen masuk ke PTN2 favorit diatas karena konon kabarnya mereka cukup pindah kelas ke PTN-PTN favorit tersebut. SMU 3 dan SMU 5 Bandung?….Dan Bandung sendiri hawanya yang dingin sangat mendukung untuk kita belajar.

Pilihan kedua

Bandung yang terkenal dengan Parisnya ini memang sampai saat ini menjadi pusat mode di Indonesia (kali..gw kagak ngerti ..)…Bandung dalam 10 thn belakangan sudah terkenal dengan kota FO (Factory Outlet) yang dimana-mana ada FO, berupa rumah jaman baheula yang disulap menjadi toko yang menjual pakaian-pakaian eks eksport katanya dengan harga miring tentunya. Sepanjang jalan Riau/Martadinata, Ir juanda/Dago, Otten(sudah mulai hilang) dan Setiabudi ataupun Cihampelas yang telah bertahan sejak lama yang merupakan surga bagi mereka yang hobi belanja. Batagor, Siomay, Nasi Timbel, Peuyeum hanya segelintir makanan yan wajib dicari, selain mengunjungi cafe-cafe dengan arsitektur yang sangat unik di setiap pojok kota. Dan Bandung juga terkenal dengan sumber datangnya band-band yang berkualitas Peterpan, Java Jive, Nidji, GIGI, Mocca, /RIF sehingga Bandung juga dijadikan kota loncatan untuk menuju sukses.

Dan yang tidak kalah terkenal adalah cewek-cewek Bandung yang terkenal dengan kecantikannya atau istilahnya geulis dan masih inget apa kata teman gw dari 10 cewek yang dilihat hanya 1 yang gak (maksudnya kurang cakep…)…Yup cewek Bandung terkenal sebagai pesolek baik itu hanya ke pasar atau warung bedak n lipstik itu pasti ada, sehingga cewek-cewek Bandung itu modis-modis sehingga enak dipandang.

Nach….jadi kenapa gw bilang 2 pilihan karena kita bisa memilih apakah kita itu akan serius untuk belajar atau kita akan serius untuk main-main karena semuanya itu ada di Bandung.

‘Golden Gate’nya Banjarmasin

13 Jun

Kita semua pasti sudah kenal jembatan yang panjang yang berwarna merah yang sering menjadi tema-tema wallpaper di kalender-kalender tahunan. Jembatan yang berada di San Fransisco, USA sono itu terkenal banget sebagai pintu gerbang San Fransisco. Yup Golden Gate. Nach di Kalimantan juga ada juga jembatan yang gak kalah sama jembatan yang di daratan Amrik sono.

Jemb Barito dari sisi barat

Nach, di Kalimantan tepatnya di prov Kalimantan Selatan ada jembatan yang meng-adopt jembatan seperti di San Fransisco tersebut, yaitu jembatan Barito. Jembatan ini dibangun semasa orde baru ketika presiden Soeharto berkuasa dan diresmikan di tahun 1997 oleh Presiden Soeharto juga. Kebanyakan orang mengenal bahwa jembatan ini berada atau tepatnya membelah kota Banjarmasin, tetapi sayang tidak, karena jembatan ini berada di luar kota Banjarmasin, tepatnya di Kabupaten Barito Kuala, salah satu kabupaten di prov Kalsel yang berbatasan langsung dengan kota Banjarmasin.

Barito di kala sunset

Jembatan ini berada diatas sungai Barito yang lebarnya +/- 800m sehingga dinamai jembatan Barito. Jembatan ini panjangnya melebihi 1km yaitu 1km lebih 82 meter. Dan dibawah jembatannya juga terdapat sebuah pulau kecil, Pulau Bakut.

Jika kita berkendara dari kota Palangkaraya menuju Bajarmasin, jembatan ini merupakan jembatan panjang ke-4 yang kita temui yang menyebarangi sungai. Di jembatan ini sangat cocok untuk menikmati sunset di kala sore, apalagi disediakan sebuah taman yang berada disisi timurnya, tapi sayang tamannya sudah tidak terawat. Dan dari atas jembatan yang lebarnya hanya 15 meter ini kita juga bisa melihat kapal-kapal tongkang pembawa batubara yang akan ke kota Banjarmasin dari tambang2nya yang berada di hilir sungai Barito.

So jika sempat berkunjung ke kota Banjarmasin, jangan lupa mengunjungi jembatan ini yang bisa ditempuh hanya 15menit dari pusat kota. Atau jika sempat ke kota Palangkaraya bisa juga menggunakan alternatif jalur ini untuk jalur pulang dengan jalur darat dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke kota lain via bandara di Banjarmasin dengan selama perjalanan akan menikmati betapa banyaknya jembatan yang panjang-panjang di Kalimantan. Hayo ada yang tau gak berapa buah jembatan panjang yang lebih dari 500m sepanjang perjalanan PLK-BJM?……