Manisnya kota Pangkalan Bun, Kalteng


Pangkalan Bun merupakan salah satu kota kabupaten tepatnya ibukota kabupaten Kotawaringin Barat di provinsi Kalteng tepatnya berada di bagian barat Kalteng dan juga diklaim sebagai kota pintu gerbang bagian baratnya Kalteng. Kota ini berjarak 10-12 jam perjalanan darat dari kota Palangkaraya.

pbu

Kota yang dijuluki kota Manis (Minat, Aman,Nikmat, Indah dan Segar)  ini dapat dijangkau via darat, udara maupun laut, jadi kota yang sudah dapat berdiri sendiri tanpa bergantung ke ibukota provnya di Palangkaraya. Untuk rute udara sendiri bisa melayani ke Jakarta maupun Semarang, begitu pula laut yang bisa langsung ke Semarang via pelabuhan Kumai. Dan memang kota ini sebenarnya berseberangan dengan kota Semarang di pulau Jawa jika ditarik garis tegak lurus ke Kalimantan.

Kota yang konturnya berbukit dan berlembah dan juga berada di pinggir sungai arut ini sangat rapi dalam tata kotanya. Jalanan yang telah dibagi 2 jalur juga ditunjang oleh pengaturan komplek perkantoran, perumahan dan pusat bisnis di lokasi-lokasi tertentu.

pbu3

Di kota ini juga terdapat cagar budaya berupa Istana Kuning-istana peninggalan kerajaan Kutaringin. Istana ini terdapat di tengah kota Pangkalan Bun tepatnya di daerah Radja dekat dengan daerah pasar.

pbu2

Selain istana ini kota ini juga menawarkan petualangan ke pusat penagkaran oran utan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Dan kota ini juga sebagai base untuk kantor-kantor perkebunan kelapa sawit yang di kabupaten ini sangat menjamur.

Dan dari kota ini, oleh-oleh yang sangat terkenal adalah batu kecubungnya. So silahkan nikmati manisnya Pangkalan Bun yang sedang berkembang ini. Dna menurut gw kota ini lebih prospek dibandingkan kota Palangkaraya untuk dijadikan kota bisnis.


72 respons untuk ‘Manisnya kota Pangkalan Bun, Kalteng

  1. Kok bisa dibilang lebih prospek dari Palangkaraya ya Om? Selain sawitnya, apa saja daya jual si Bun ini biar bisa menarik para investor kesana? Umumnya kan kota bisnis gampang hidup krn berdekatan dgn kota lainnya, kayak Batam dgn Spore, Jakarta dan Lampung, Medan dgn Penang.dan Spore.

    >>>>kenapa lebih prospek?….cos PBU ini sangat deket ke Jawa khususnya Semarang , dan PBU ini punya pelabuhan tdk seperti PLK, serta kebun sawitnya yg luas, dan daerahnya juga bukan rawa2 seperti PLK n SPT….

  2. Saya kenal Pangkalan Bun karena ada teman kantor yang berasal dari sana. Sekarang jadi lebih kenal karena postingan Bro Anno ini. Tapi tetap saja saya tidak tahu kenapa kota ini disebut Pangkalan Bun, Bun itu apa sih? 🙂 BTW, ada airportnya juga yach? Namanya?

    >>>>hehehe,,gw juga kagak ngarti euy kenapa nich kota namanya Pangkalan Bun , mun gkin BUn semacam kayu kali y..karena disekitarnya juga masih bnyk pangkalan2 lain seperti Pangkalan lada, PAngkalan Banteng….tp jelas y…

    yup..ada bandara namanya Iskandar utk rute Jakarta, Semarang, Ketapang, dll

      1. pangkalan bun,, menurut ceritanya awalnya bernama pungkalan bu’un. yaitu tempat tambatnya perahu seorang dayak bernama bu’un.(dia sering menambatkan perahunya disitu kalau ke kota) jadilah tempat itu bernama pungkalan bu’un, lama2 jadi pangkalan bun. cerita ini langsung didapat dari sesepuh istana kuning.

  3. hmmm… kalo diliat dr bentuk bangunannya, kyknya bangunan di kalimantan itu mirip2 dgn bangunan2 di sumatra, ya? 😀

    >>>>mirip ma yg di riau nil..cos mungkin sama2 banyak kayunya kali y…

  4. wah jd ingat pas ke kota ini dulu tahun 2007.
    kotanya bersih n rapi.katanya mau dibangun Pangkalan Bun Park, wahana hiburan yg gede.tp ga taw gmn progres nya.
    mas anno, gw pingin bgt ke TNTP itu.liat orang utan n hutan kalimantan yg msh segar.

    >>>>PBU Park?..gw juga pernah denger sich..tapi kayaknya gak ada kabar lagi..malah di PLK juga yg mo dibikin katanya seperti DUFAN gitu dach…
    TNTP?..yup gw jga blm pernah kesono…bareng2 ja kesononya nas

    1. Pangkalan Bun Park sudah dibangun, lumayan megah, tapi kesadaran masyarakat yang masih rendah, membuat lampu2 taman pada mati dan pecah

  5. Allow bozzz…
    Gimana kabarnya? Kayaknya makin betah aja di Palangkaraya?
    hehehee..
    kapan maen ke Tarakan pren?

    >>>>woii…bahh..mampir juga lo ke rumah gw….
    betah?….salah persepsi lo …wehehehe
    TARAKAN?…gw pengen kesono euy…tapi blm ada undangan…

  6. Hehehee… Bukannya udah 2 Tahun Lebih di Palangkaraya pren?
    sekarang posisi dimana?

    >>>>iy..gw udah 3 thn euy disini….pengen MUNAS…hehehehe….

    posisi masih nanganin pelanggan cerewet…hehehe,,
    btw…mana traktiran harbak maren?….

  7. wah nantangin gw ya ke TNTP.
    ntar deh kapan2.
    ke palangka aja kemaren pas bln november gak jd mas.coz temen2 yg dr jakarta itu pinginnya ke loksado.
    padahal mas anno, pengen nge guide in gw kalo di PKY.:)

    >>>>hehehe..klo gw sempat…nyari long wiken lah
    untung gak jadi nov…gw lagi overload…blog ja gak diupdate nov itu..hehehehe

  8. sepertinya sepi sekali ya..???
    aku yakin,nemu tukang jual pulsa susah minta ampun..!!!

    bener ga bos..???

    *kpn bisa jln2 ya..??*

    >>>>yg gw foto daerah perkantoran soalny peng…klo hari libur bakal sepi..khan PNS…kecuali klo pasra pasti rame….wekekeke

  9. kata-kata Pangkalan Bun berasal dari seorang dulu yang tinggal di pbun, namanya Bu’un. dan tempat dia singgah itu dinamakan Pangkalan Bu’un, dan kemudian sampai sekarang dinamakan Pangkalan Bun.
    thx

    >>>>hmmm..trims bung gunkz untuk infonya….bener2 diluar dugaan artinya…ternyata penghormatan thdp nama org toch…

    1. maaf ya mnambahkn sedikit ……………..PANGKALAN BUN berasal dr kata, yaitu PONGKALAN dan BU’UN, ……………… PONGKALAN artinya PANGKALAN, dan BU’UN yaitu nama dari tokoh msyarakat asli pedalamn. kata” PONGKALAN ini asli bahasa kotawaringin,

  10. Pangkalan Bun adalah kota paling prospektif di Kalteng, saat ini ada penerbangan langsung dari Jakarta dg pesawat Jet jenis BAE (penumpang sekitar 100 orang), aku perhatikan load pesawat Jakarta-Pangkalan Bun cukup tinggi setiap harinya.`Ada juga penerbangan ke Semarang, ke Banjarmasin (transit di Sampit) dan ke Pontianak (transit di Ketapang) menggunakan pesawat jenis ATR (isi kira2 50 penumpang), pelabuhan penumpang ada di Kota Kumai (sekitar 12 km dr Pkl Bun) dg kapal Pelni (penumpang 1.500 orang) dan juga dg kapal ferry roro (roll on roll off) yang selain membawa penumpang juga mampu mengangkut kendaraan roda empat. Kapal Senopati Nusantara adalah ferry jenis roro yg tenggelam beberapa waktu yg lalu, berangkat dr Pelabuhan Kumai. Kondisi perkembangan transportasi tsb merupakan indikator bahwa aktivitas ekonomi di Pangkalan Bun sangat besar. Selama 15 tahun saya tinggal di pangkalan bun, jarang saya menemui pengemis, pengamen atau becak. Lokasinya yg sangat dg Jawa maka tidak heran jika bupati Pangkalan Bun (Ujang Iskandar) pernah berseloroh ke saya bahwa Pangkalan Bun adalah Semarang Utara.

    Pedagang di Pasar umumnya adalah pendatang dari Jawa (pedagang pakaian dan kelontong), sedangkan pedagang sayuran mayoritas dari Madura. Tidak heran jika bahasa jawa dan madura banyak didengar di pasar-pasar. Penduduk setempat terbagi dalam dua kelompok besar yakni Melayu dan Dayak. Untuk yang di sekitar perkotaan maupun yang bertempat tinggal ditepi sungai umumnya adalah suku Melayu, suku melayu umumnya beragama Islam. Sedangkan suku Dayak umumnya tinggal di daerah pedalaman (kecuali yang sdh berpendidikan tinggi umumnya membaur di kota). Suku Dayak umumnya beragama Hindu Kaharingan dan sebagian lain Kristen. Ada juga beberapa yg sdh menganut Islam. Nama-nama kelurahan di Pangkalan Bun pun hampir identik dengan mayoritas suku yang tinggal di situ; misalnya Kel. Madurejo (Madura), Kel. Mendawai (Melayu Mendawai), Kel. Raja (Melayu Banjar), kel. Sidorejo (Jawa), Pasir Panjang (Dayak), dan Kampung Baru (campuran).

    Toleransi di Pangkalan Bun cukup baik, dan tingkat keamanan sangat kondusif (itulah mengapa saya betah di Pangkalan Bun)…..

    Tempat wisata yg dominan adalah Pantai Kubu dan Taman Nasional Tanjung Puting (suaka orangutan). Ada juga wisata budaya seperti Istana Kuning, Masjid dan Makam Kiai Gede di Kotawaringin Lama, rumah dan budaya Dayak, dll.

    Untuk memberi gambaran yg komprehensif mengenai Pangkalan Bun pperlu waktu lama, jika tidak maka kesimpulan kita tak ubahnya komentar tiga orang buta yang memegang seekor gajah dari bagian tubuh yg berlainan. Disarankan untuk sering2 ke Pangkalan Bun….. Enak sekali lho Makan ikan bakar di Simpang Tiga Kumai, RM Ruhama, RM Kagonangan (asal budget cukup), RM Prambanan, RM Meranti, RM Kita Jua…….. Ikan Lais Bakar, sambal terasi, sayur terong asam, glegggggg……

    >>>>hmmm..jadi malu..comment ini lebih lengkap dari paparan gw….hehehehe…trims bro….n btw..gw blm pernah nyoba tuch makan di RM-RM diatas….

  11. Th 2001 dulu sangat susah utk pergi ke Pangkalan Bun. Dari Jakarta harus pergi ke Semarang, baru dari Semarang-Pangkalan Bun hanya untuk melihat orang hutan.
    Sayang sekali sampai sekarng kita ngak bisa pesan tiket pesawat terbang on-line. Jadi banyak turis manca-negara yang malas pergi ke sana. Sebetulnya peminatnya banyak sekali.

    >>>>klo sekarang bukannya udah bisa online y mbak?…

  12. Pren besok diulas kota-kota diseluruh kalteng, biar tambah luas wawasan kita dan biar potensi derah kita bisa terbuka selebar-lebarnya… Trims atas informasi menariknya

    >>>>sip..gw dach punya bbrp stock foto kota2 kab di kalteng..tenang bro….lagi ngumpulin tenaga buat cerita ..masih terkuras ma job kantor dulu euy…

  13. Sekilas Sejarah Kota Pangkalabun

    Kota MANIS, adalah julukan dari ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat ini. Kalau tidak salah ingat, julukan ini digagas oleh Bupati yang saat itu masih dijabat Bpk.Darman. Kota MANIS sendiri adalah kepanjangan dari Minat, Aman, Nikmat, Indah dan Segar. Selain itu, semboyan kota ini adalah Marunting Batu Aji. Nah… kalau ditanya apa artinya, maaf nih aku sendiri kurang tahu. 🙂 tanjung putingTaman Nasional Tanjung Puting, adalah satu dari objek wisata yang terkenal (bahkan didunia) dari daerah ini. Disini adalah tempat suaka satwa Orang Utan dan Bekantan. Oh ya, Orang Utan tertua ada disini lho… Namanya ‘Kosasih’. Dengar-dengar sih, ukuran tubuhnya sama dengan orang dewasa. Duh, aku sendiri malah belum pernah berkunjung kesana (Julia Roberts aja malah udah pernah ‘maen’ kesitu) Kelotok dan Getek, adalah sarana transportasi sungai yang sampai sekarang masih digunakan. Kelotok itu semacam perahu yang ukurannya lumayan, cukup untuk menampung 10-15 penumpang dan menggunakan mesin diesel sebagai motornya. Sedangkan Getek (atau disebut juga dengan nama ‘jukung’) itu memang benar-benar perahu terbuka, dengan ukuran lebih kecil dan masih menggunakan alat kayuh untuk menggerakkannya, walaupun ada juga yang sudah dipasangi motor diesel berukuran kecil.Fungsinya pun bukan untuk perjalanan jauh seperti kelotok, tetapi hanya untuk mengantarkan penumpang ke seberang sungai. Sekarang keberadaan Kelotok dan Getek sudah mulai berkurang, karena semakin banyaknya Speed boat yang tentunya memiliki kecepatan lebih dibandingkan alat transportasi tradisional ini. Monumen Palagan Sambi, adalah sebuah monumen untuk memperingati perjuangan tentara kita khususnya TNI AU. Karena disinilah tempat bersejarah pertama kalinya bagi Angkatan Udara kita menerjunkan pasukan payung RI-nya yang saat itu hanya dilatih selama seminggu. Saat itu mereka ‘diantar’ dengan menggunakan pesawat C 4/Dakota RI-002. Uniknya, justru pesawat C 4/Dakota RI-002 itulah yang sekarang dijadikan monumen. Pesawat asli lho… Letaknya berseberangan dengan Bundaran Tugu Pancasila yang sekarang menjadi titik pusat kota Pangkalan Bun. Kebetulan banget, monumen ini dekat banget dengan rumahku disana. Cuma Jalan kaki 10 menit udah nyampe…

    >>>>hmmm…pesawat di bunderan itu asli toch?…tak kira replika…

    trims infonya pak..lengkap bgt

  14. thank’s atas tulisannya di ats tentang kota pangkalan bun, karna gw salah satu anak pankalan bun getoh loh…. hihi

  15. umpat betoduh sebontar wi do? (baca: numpang berteduh sebentar ya bro?). maklum lagi musim hujan, hehehehe…

    >>>>bahasa banjar itu y?…
    sok sok aja (silahkan -bhs sunda)…hehehehe
    tapi jalan2 dulu ja di rumah gw dulu

    1. bapadah ka sopa kam tu sandyagustin, …………… ?
      mun dudi bapadah tu ke aku by …………….. !

  16. Saya Insya Allah akan berdomisili di Pangkalan Bun karena ditugaskan oleh Dep hut sbg kasi bksda di Pangkalan Bun, website ini sangat membantu saya memperoleh gambaran tentang Pangkalan Bun, Wait for me Pangkalan Bun.

    >>>>selamat bertugas pak…trimssss

  17. memang pangkalan bun semanis namanya, saya bangga menjadi penduduknya. dan sebagai DJ PAKUBA FM 90,9 salah satu radio terbesar di pangkalan bun sebagai media informasi dan hiburan yang pasti, untuk anak muda, dewasa, orang tua bahkan manula. thank’s

  18. wow betul pangkalanbun sangat prospek sekali untuk menjadi PROVINSI KOTAWARINGIN………………………….

  19. Hallo, ada yang bisa bantu saya, pesawat apa ya yang berangkat dari jakarta langsung pangkalan bun dan hari apa aja, bisa pesat ticket di mana ya?. saya sekarang ada di jerman, mau pesan ticket on line ke pangkalan bun sayangnya tidak bisa. dan sulit untuk mengetahui schedule pesawat ke p.bun krn pesawat ke p.bun kan nggak tiap hari ada setau saya. terimakasih sebelumnya.

  20. Bisa minta jadwal dan nama airline untuk jalur Semarang – Pangkalanbun?

    Saya ada rencana mengunjungi TNTP dan sekalian juga ingin mengunjungi perkampungan asli Dayak. Apakah ada rekomendasi perkampungan yg bagus untuk dikunjungi (tanpa perlu ada ‘welcome dance’, karena ini terlalu berbau konsumsi turis)?

    Setelah itu, dari Pangkalanbun saya akan menuju Kota Kinabalu. Bisa tolong info melalui bandara mana cara yg terpraktis? Terima kasih.

    1. Semarang-pbu namanya kurang tau euy. Pesawat kecil gitu dach. N adanya cmn hari2 tertentu saja. Kebetulan gw gk punya jadwalnya.
      Hmm, kampung dayak yach? Mungkin di bukit rawi , palangkaraya
      N klo ke kinibalu kayaknya kudu k jakarta dulu naik pesawatnya

  21. Hallo bro, Iriel gue skr ditrk nie di sebengkok tepatnya blk GOR Naga Mas. Oh ya dulu sy pernah ke Pangkalan Bun n dah sampe pedalaman n hampir ketabrak truk logging.. Sy disana nyaman seh krn serasa di jawa tengah… makanan: sate n tongseng solo, Soto Lamongan, seefood. Radio: ada wayang, ada campur sari, ada uyon2. Bahasa : biasa bahasa jawa… wah ueenak tenan… belum di daerah trans… ke Semarang tinggal naik Pswt Fokker 27 Merpati 1,5jam… Sy 1,5 thn di P. Bun Thn 2000-2002. Mestinya skr banyak kemajuan.. dulu msh ada pelebaran jln n renovasi pasar.. Dulu dr Sampit ke P.Bun ditempuh 8-10 jam kondisi jalan becek n belum aspal semua, banyak truk sawit, skr ktnya cuma 4-5jam… SEMOGA PANGKALAN BUN SEMAKIN MAJU DAN TERKENAL… Yang dipangkalan bun… monggo di uri-uri mugi sageto P. Bun tambah Maju.. Amin.

  22. Alhamdulillah,.. jadi lega dan tenang setelah mengunjungi site ini.. Tadinya sempat worried krn saya buta sekali tentang kalimantan apalagi yg namanya Pangkalan Bun. Tp sekarang udah lumayan tenang dan kyknya mental sudah siap jika kami sekeluarga jadi pindah ke Pangkalan Bun….

  23. Kumai – Pangkalanbun dulunya hampir tiap hari sy jelajahi (emang dulunya sy tinggal di kumai), dan sekarang sy menetap tinggal di jakarta yach usaha kecil-kecilan dan alhamdulillah, maaf sy baru tahu ada temen temen di rubrik khusus ini sebelumnya salam kenal aja, oya sy mau titip pesen buat temen-temen alumni SMA N 2 P.Bun Th.91-93.

    komentar sy tentang pangkalanbun sekarang ini oke banget,…

  24. Jika mencari keramaian jangan datang ke Pbun (singkatan gaul untuk Pangkalan Bun), karena anda tidak akan menemuinya, penduduknya masih belum padat dan masih banyak lahan-lahan kosong.

    tapi jika anda mencari ketenangan maka datanglah, insya Allah kami sebagai penduduk akan menyambut anda semua…
    untuk fasilitas Alhamdulillah walaupun tidak seramai di pulau jawa tetapi pbun sudah lengkap, baik hotel, jalan, restoran, dan saran transportasi lainnya…

    Anda bisa mengamati kehidupan pinggir sungai khas sungai Arut. selain itu getek wisata juga bisa membantu anda menelusuri sungai arut. Dan jangan lupa untuk membawa pancing, karena banyak sekali sungai di pbun yg sayang untuk dilewatkan apabila anda seorang penggila olah raga tarik ulur tersebut…

    jika ada yg ingin tahu lebih jauh tentang Pangkalan Bun kontak saya melalui FB di : Sandy J. Maulana

  25. Pangkalan bun terakhir saya kunjungi September 2010 ini,ternyata kota tersebut banyak peluang usaha,memang lebih banyak perkebunan kelapa sawit.
    Cuaca disana memang lebih panas dari kota jakartaakan tetapi suasana disana lebih nyaman daripada kota jakarta.
    untuk penerbangan dari bandara iskandar saat ini KALSTAR sudah setiap hari ke Jakarta (Soekarno- Hatta).
    Akan tetapi tiket ke pangkalan bun ke jakarta lumayan mahal juga untuk saat ini.

  26. saya di pangkalan Bun tanggal 20 juli 2008.saya MERindukan Kalimantan Tengah,
    PangkalanBun jadi Kenangan saya..
    Begitu jg sama makanan restoran MIRANTI dan istana Kuningnya,Begitu indah….
    Sukses selalu Untuk wilayah Kalimantan tengah dan sekitarnya !!

  27. Pangkalan bun kota paling mengasyikan.yah,meskipun cuma kota kecil.tapi kaya akan flora n faunanya juga.coba deh datang ke kota pangkalan bun.Qu jamin gak bakal nyesel.
    Qu juga tinggal di pangkalan bun,tapi sekarang ge study di Banjarmasin.
    pangkalan bun juga bisa kita lihat di internet koQ.
    Hmmmmm…….
    jadi kangen,n pengen cepat pulang ke pangkalan bun

  28. numpang tanya bro,skg jln ahmad yani sdh dibuat jln kembar blm?krn waktu th 2000 silam jlnnya banyak lubang dan sempit.Terimakasih banyak ya.

  29. bagi saya ini adalah
    sangat berarti bisa tingal di pangkalan bun
    yang memberi tahu saya tentang bertahan hidup
    tanpa orang yang sayangi

  30. heloo saudaraku yang ada di pangkalan bun..wahhh disana udah rame ya kayaknya…pingn bgt main main kesana….semoga aja bisa keliling…oh iya tanya saudara..disana kalo mau krim paket barang kepangkalan bun pakek apa ya? namanya apa bro…trims..

  31. Saya mau ke Pangkalan Bun minggu ini. Ada yg tau penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya ke Pangkalan Bun? Atau harus transit kemana dulu? Mohon pencerahannya… terimakasih…

  32. kalo p.raya mmg bukan pusat bisnis, lebi cocok sbg pusat pemerintahan dan perkantoran perusahaan…
    Kalo daerah ky p.bun mmg bagus buat bisnis dan cocok jd pintu gerbang barat kalteng,

  33. sebenernya pangkalan bun hanya kurang penduduknya saja, karena infrastuktur sudah banyak, kantor kantor pemerintahan ada semua, bandara ada walaupun hanya pesawat kecil. cuma kurang penguninya aja, kalo penghuninya rame gue yakin palangkaraya kalah sama pangkalan bun, seperti halnya samarinda yang kalah maju dengan balikpapan 😀

  34. Kota Manis Pangkalanbun, udh psti orankx manis2 🙂
    woww skrng makin tmbah kerenn aja tu p.bun..jdi kangenn pngenn pulkam 😀

  35. Ping-balik: Budaya | ernalidiana
  36. kalau dengar kata Pangkalan Bun.. saya jd inget waktu tahun 2006 dulu… dimana pada waktu itu saya baru pertama kali menginjakkan kaki di kota tersebut…, perjalanan dari kota Bandung menuju Semarang dan dari semarang menuju Pelabukan Kumai dengan naik KM Senopati.awal Desember 2006, dan setelah 2 minggu kemudian KM yang saya naiki itu Tenggelam…

    Pangkalanbun itu kotanya Panas pake banget jika di bandingkan dengan kota Bandung…hehehe

    tp enaknya di Pangkalanbun itu jalannya masih sepi dan belum banyak kendaraan seperti di kota-kota pulau jawa…

  37. Jangan Lupa Kawan, Yang Di Pangkalan Bun Mampir ke King Siomay di samping pintu masuk musium palagan sambi atau taman pesawat, ingat king siomay jangan yang lain.. uenak loh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s