Danau-danau’an Palangkaraya

10 Des

Seperti layaknya danau terdahulu yang di Palangkaraya dan juga ada yang lebih dekat dari danau tersebut, ada danau yang juga bekas galian pasir.  Dan danau ini memang berbeda dari danau lain yg berupa genangan air dari anak sungai.

Gw juga gak begitu jelas kenapa danau ini dinamai danau Taman Gaul dan malah sekarang pengelolanya mempromosikan nama Fantacy Beach (anech khan bunyinya???).

Dan kenapa juga gw nyebutnya danau Taman Gaul, karena ada di salah satu pohon tersebut yang tertulis Taman Gaul, so orang-orang kenalnya itu. Yup , benar banget danau ini sangat gampang sekali dicari karena lokasinya berada persis di pionggir jalan raya antara Palangkaraya – Kasongan tepatnya di Km21, nach kadang-kadang juga dikenal sebagai danau twenty one.

Keunikan dari danau yang bekas galian pasir ini yaitu di pasirnya yang berwarna putih layaknya pantai , tetapi airnya berwarna merah. Saat ini didanau yang tadinya hanya genangan air biasa telah disulap sebagai tempat wisata bagi warga Palangkaraya dsk, disini pengunjung bisa berenang di air merah dengan ditemani waterboom mini(tepatnya perosotan..heheh), trus ada sepeda air.

Untuk fasilitas disini sudah disediakan lahan parkir, ada rumah makannya plus pondok-pondok diatas danau. Dan bagi yang agak sungkan berenang di air merah juga bisa memancing di kolam yang diisi ikan patin.

O iya, disini juga bagus untuk penggemar fotografi terutama ketika sore menjelang karena sunsetnya sangat bagus disini. dan bagi mereka yg mencari tempat wisata murah meriah atau melihat pantai dengan air merah bisa datang kesini, hehehehe

Iklan

17 Tanggapan to “Danau-danau’an Palangkaraya”

  1. Ratih 15/12/2009 pada 10:49 am #

    wow, danaunya bagus ya..
    patut untuk dikunjungi
    thanks for share

  2. anas 21/12/2009 pada 4:53 pm #

    nama awal nya terdengar norak..Taman Gaul,…
    trus nama rubahan nya, Fantasy Beach, teteup terdengar gak elit..
    coba namanya yg standar atau agak etnik misal, taman Isen Mulang, taman Kahayan atau apa gitu…biar nama2 khas daerah teteup menggaung di telinga pengunjung nya…
    air nya merah ya???tp itu gak kotor n gak tercemar lho ya..itu gara2 proses alam aja, biasanya karena akar2 lahan gambut sekitar nya…
    wah boleh nih jd referensi kalo ke palangka buat nyari foto sunset.thanks for the info,,,

    >>>>yoi nas…agak gimana gitu y namanya..
    klo gw biasanya nyeburt red lake ech danau merah….itu khan lebih jelas..n bikin penasaran…

    • Lomar Dasika 28/01/2010 pada 3:08 pm #

      setujuuuu!!!!

      harusnya mempertahankan nama lokal yach kayak Taman Isen Mulang, Taman Kaharingan, Taman Ma’anyan atau sejenisnya yach jadi khas dan unik. jangan kebawa pengaruh barat jadi namanya sampe dibikin yang norQ gt deh >.<
      merahnya kayak apa sich?

      • aNNo' 28/01/2010 pada 3:18 pm #

        Merah hati itu lho bro. O lopas ke kalteng gak sempat liat y?

  3. nohara11 22/12/2009 pada 8:20 pm #

    pernah lewat… pi blm pernah mampir… pengennn

  4. online 30/12/2009 pada 11:06 pm #

    awal yang baik

  5. bertha 02/01/2010 pada 6:28 pm #

    Gak ada yang aneh dgn namanya buat saya dan keluarga…justru unik kok…lain dari pada yang lain….orang akan berpikir…kok di palangka raya ada pantai…dari mana di tengah kota ada pantai…Nilai jualnya namanya bagus banget…

    • aNNo' 02/01/2010 pada 8:38 pm #

      Iya juga sich. Pasti bikin penasaran yach?
      Berarti lbh suka namanya fantacy beach y mbak?

  6. escoret 14/01/2010 pada 3:53 pm #

    bukannya sekarang sana lg banjir ? *tunjuk poto*

  7. aconG 06/02/2010 pada 3:56 pm #

    operator flying fox yang lama kemana…orang’y lucu n serba tau….
    mirip dukun…( jago chimonology / baca watak dan jiwa orang dari bentuk wajah..)
    yang oraNg JawaBaraT…ko diGAnti ma orang lain…???
    sayang lhoooo orang tu ga da lagi…Q lagi Bt jadi senenG lo da org Tu termasuk temen2 Q…

  8. tundai 12/02/2010 pada 8:44 am #

    kalau ingin rasakan suasana danau yang sebenarnya, kini saatnya kita ke danau tundai, so pasti asli kalimantan, air hitam kemerahan, kalau bulan oktober s.d. April tak ada daratan yang ditemukan, luasnya lebih dari 5000 Ha. ada pasilitas home staynya kock!!!

    • aNNo' 12/02/2010 pada 1:47 pm #

      Lokasinya dimana boss?

      • tundai 13/03/2010 pada 8:14 pm #

        terletak 8 km arah timur dari pusat kota palangka Raya, naik kelotok memerlukan waktu sekitar 40 menit dari pelabuhan rambang, susur sungai kahayan, dan melewati hantasan sungai kecil yang berliku-liku, sangat eksotik melewati pepohonan.

      • nurdin 27/07/2010 pada 7:52 am #

        orang sekaliber Geoge Soros, salah serang pialang kaya asala Amerika. pernah nginap bersama keluarganya di Kapal Susur sungai yg berlabuh di danau Tundai. bagaimana dengan anda ?

  9. simbah 16/03/2010 pada 10:20 pm #

    gue tau banget tu danau, gue kan yang lagi nata arenanya mulai dari flying fox smpai permainan buat anak2 sayangnya permukiman di sekitar danau itu masih sepi tapi kedepannya bagus buat investasi. hayoo siapa yg berminat investasi di sana

  10. simbah 16/03/2010 pada 10:24 pm #

    buat acong sementara operator yang lama lagi pulang ke jawa lagi nyiapin keperluan untuk menambah fasilitas pendukung danau itu mohon maaf ya sebelumnya, nantinya mungkin akan di buat kereta wisata juga mungkin hotel atau vila

  11. ceritasonay 25/03/2010 pada 4:37 pm #

    keren banget euy No. ternyata emang bumi Kalimantan ini potensi pariwisatanya ga kalah ama potensi SDA-nya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: