Tag Archives: Oleh-oleh

Melihat kuburan unik di Lemo, Toraja

26 Mar

Jika mendengar nama Toraja, semua orang pasti bakal terlintas dibenaknya kuburan-kuburan di lereng bukit batu. Yop, di Toraja mereka mempunyai kepercayaan dimana masih ada kehidupan setelah mati. Sehingga mereka akan mengadakan pesta sebesar2nya untuk mengantarkan seseorang yang telah  meninggal dunia ke keburannya.

Nach kuburan untuk yang meninggal dunia juga lain dari yang lain, kuburannya ada di lereng bukit dimana dinding bukit dibuat lobang yang bisa dimasukkan peti mati. Proses sebelum memasukkan peti mati inilah yang dipestakan besar-besaran oleh masyarakat Toraja. Karena pesta besar-besaran, maka tak heran jika jarak antara pesta dan waktunya yang meninggal dunia itu bisa jauh sekali sampe ada yang bertahun-tahun.

Nach, karena jika belum dipestakan si peti mati belum bisa dimasukkan ke lerangbukit, maka si peti mati dismpan dulu sementara di Tongkonan yang berkaki empat seperti di foto pertama sebelah kanan.

Dan nantinya di lereng bukit setelah peti mati dimasukkan di depan lobangnya akan dipasang patung ukiran dari kayu yang mirip dengan wajah yang meninggal dunia. Patung ini disebut juga Tau Tau oleh orang Toraja.

O iya, selain bisa melihat kuburan khas suku Toraja di lereng bukit, disini kita juga bisa melihat Tongkonan -rumah adat khas toraja – yang sudah berumur tua. Dan jika pengen mengoleksi souvenir khas toraja disini juga ada beberapa toko souvenir.

Tetapi yang uniknya tempat wisata Lemo ini, memang khas dengan tujuan wisata ke kampung khas Toraja asli. Lemo yang hanya 15 menit ditempuh perjalanan darat dari kota Rantepao ini berkhas kampung dengan jalan akses yang belum beraspal mulus tetapi hanya masih tanah yang dilapisi batu-batu sungai, kemudian kita serasa masuk ke kaki-kaki bukit dan bertemu desa ini. Tiket masuknyapun hanya Rp.5000

Iklan

Pusat oleh-oleh Balikpapan

30 Sep

Berkunjung ke suatu kota belum lengkap dan belum bakal diakui oleh orang lain kalau kita belum berkunjung ke lokasi-lokasi yang terkenal di kota tersebut. Dan jika telah berkunjung ke lokasinya juga tidak bakal diakui oleh orang lain kalau belum membawa barang-barang yang unik dari kota tersebut, yup oleh-oleh tentunya.

Nach di kota Balikpapan ini, ada suatu lokasi tepatnya pasar yang khusus menjual oleh-oleh khas Balikpapan ataupun Kalimantan TImur pada umumnya dan malah Kalimantan kayaknya, karena saya sempat melihat batu-batu mulia dari Martapura ataupun kerajinan dari Getah Nyatu kalimantan Tengah. Selain barang-barang dari kota lain tersebut, disini tentu lebih banyak menyediakan barang-barang khas Kalimantan Timur tentunya seperti pakaian-pakaian serta pernak pernik Dayak Kalimantan TImur yang berciri khas berwarna cerah seperti kuning. O iya, tempat oleh-oleh ini namanya Pasar Kebun Sayur. Tapi jangan harap disini bisa ketemu dengan yang namanya bayam, kangkung ataupun kol, hehehehehehehe.

kbnsayur1

Yoi, Kebun Sayur ini hanya berupa nama daerah di Balikpapan dan lokasinya juga tidak jauh dari kota tepatnya ini berada dekat kota asal Balikpapan alias kota tuanya. Pasar ini sangat luas untuk ukuran pasar dan lumayan bersih dan tentunya sangat rame sehingga mencari tempat parkir sangat susah sekali.

kbnsayur2

Dan di pasar ini oleh-oleh yang dapat dicari adalah berupa sarung khas Samarinda, Amplang-makanan khas, Ukiran2 dayak, batu2 Martapura dan juga ada Lampit-tikar rotan.

Manisnya kota Pangkalan Bun, Kalteng

6 Des

Pangkalan Bun merupakan salah satu kota kabupaten tepatnya ibukota kabupaten Kotawaringin Barat di provinsi Kalteng tepatnya berada di bagian barat Kalteng dan juga diklaim sebagai kota pintu gerbang bagian baratnya Kalteng. Kota ini berjarak 10-12 jam perjalanan darat dari kota Palangkaraya.

pbu

Kota yang dijuluki kota Manis (Minat, Aman,Nikmat, Indah dan Segar)  ini dapat dijangkau via darat, udara maupun laut, jadi kota yang sudah dapat berdiri sendiri tanpa bergantung ke ibukota provnya di Palangkaraya. Untuk rute udara sendiri bisa melayani ke Jakarta maupun Semarang, begitu pula laut yang bisa langsung ke Semarang via pelabuhan Kumai. Dan memang kota ini sebenarnya berseberangan dengan kota Semarang di pulau Jawa jika ditarik garis tegak lurus ke Kalimantan.

Kota yang konturnya berbukit dan berlembah dan juga berada di pinggir sungai arut ini sangat rapi dalam tata kotanya. Jalanan yang telah dibagi 2 jalur juga ditunjang oleh pengaturan komplek perkantoran, perumahan dan pusat bisnis di lokasi-lokasi tertentu.

pbu3

Di kota ini juga terdapat cagar budaya berupa Istana Kuning-istana peninggalan kerajaan Kutaringin. Istana ini terdapat di tengah kota Pangkalan Bun tepatnya di daerah Radja dekat dengan daerah pasar.

pbu2

Selain istana ini kota ini juga menawarkan petualangan ke pusat penagkaran oran utan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Dan kota ini juga sebagai base untuk kantor-kantor perkebunan kelapa sawit yang di kabupaten ini sangat menjamur.

Dan dari kota ini, oleh-oleh yang sangat terkenal adalah batu kecubungnya. So silahkan nikmati manisnya Pangkalan Bun yang sedang berkembang ini. Dna menurut gw kota ini lebih prospek dibandingkan kota Palangkaraya untuk dijadikan kota bisnis.

Korean Village…a real of korea

22 Okt

Setelah sebelumnya kita mengetahui secara garis besar bagaimana kehidupan korea itu via museum, nach sekarang kita bisa melihat secara langsung bagaimana aktivitas mereka di daerah aslinya, tepatnya kita bisa melihat itu semua seperti layaknya masy Lombok dengan Sasak Villagenya, maka korea juga punya Korean Village.

Korean Village berada di tengah kota, sehingga sangat gampang dicapai dari kota metropolis Seoul. Sehingga bagi mereka yang belum pernah tahu bagaimana kehidupan masyarakat aslinya bisa langsung berkunjung ke Korean Village ini. Areanya sangat luas, dan dibentuk benar-benar persis seperti perkampungan Korea asli, dan konon kabarnya Korean Village ini aslinya memang perkampungan asli yang memang dipertahankan sebagai cagar budayanya. Dan hanya saja penduduk aslinya yangmemang sudah tidak ada, tetapi di korean village masih tetap ada masyarakatnya yang diwakili oleh para aktor/aktris yang berperan sebagai penduduk asli dan digaji oleh dep pariwisatanya.

Di Korean Village ini kita bisa melihat bentuk rumah mereka yang atapnya terbuat dari jerami dan juga bisa masuk kedalam rumahnya yang unik dimana ruangannya ato tepatnya dibawah lantai ruangannya yang kayu tersebut terhubung ke dapur dimana disana ada semacam tungku sehingga jika dimusim dingin ruangan di kamar tetap hangat. Dan kamar laki-laki dan wanita terpisah. Dan jika suami istri ingin berhubungan maka istrinya harus masuk ke kamar laki-lakinya. Dan yang unik lagi diluar rumah digantung macam-macam hasil ladangnya seperti padi,gandum,jagung dan buah-buahan dan ada satu yang unik lagi ada gantungan tepatnya ukiran dari kayu yang menyerupai alat kelamin laki-laki alias p*ni* yang tidak hanya satu seperti gambar diatas yang konon kabarnya itu untuk mendapatkan anak laki-laki.

Dan di masyarakat korea ini anak laki-laki dipisah dengan anak perempuan, mereka hanya bisa ketemu kalo misalnya mereka udah nikah. Ini bisa dilihat dari permainan mereka yang terpisah antara permainan anak laki-laki dan anak perempuan dengan tempat yang berbeda pula tentunya.

Permainan anak cowok berupa tarian yang menawarkan akrobat-akrobat dengan tali yang panjang yang berada di topinya yang bisa berputar-putar, sedangkan yang cewek permainanannya lebih ekstrim.

Gw merasa permainan mereka ini serasa kebalik malah yang cewek yang ekstrim. Dan yang tak boleh dilewatkan satu lagi adalah ada sebuah kepercayaan dimana di kampung asli tersebut disediakan sebuah wadah seperti guci dan jika kita bisa memasukkan kayu sebesar telunjuk sepanjang satu meteran dari jarak 2-3 meter 5x berturut-turut maka semua keinginan ketika kita memasukkan kayu tersebut akan terkabul. So, jika sempat berkunjung ke Seoul, Korsel lokasi ini jangan sampai terlewatkan. Dan disini juga terdapat stan untuk mencari oleh-oleh, dan yang khas tentunya miniatur rumah korea.

ps : o iya, mohon dikoreksi jika ada info diatas yang keliru karena info diatas sesuai info dari tour guide gw.

Mengenal Korea ‘via’ Museum

12 Okt

Jika berkesempatan berkunjung ke negara Korea Selatan(Korsel) atau berniat berkunjung ke Korsel, tempat wajib yang harus dikunjungi adalah museumnya yaitu National Folk Museum of Korea. Museum ini berada di tengah kota Seoul ibukota negara Korsel. Dan museum ini malah dikepung oleh gedung-gedung bertingkat sekelilingnya. Dan meuseum ini juga bersebelahan lokasinya dengan kantor perdana menteri dari negara ginseng ini yang disebut Blue House.

Dan konon tadinya komplek museum ini adalah eks komplek istana kekaisaran Korea yaitu istana Gyeongbokgung yang saat ini tidak berfungsi lagi. Sejak museum ini digabungkan dengan kompleks istana tersebut, maka museum ini sangat luas sekali. Pertama masuk kita akan disuguhi oleh patung-patung yan g konon katanya itu merupakan patung di pusara kuburan-kuburan dan juga ada ukiran-ukiran kayu yang disebut jangseung sebagai penyukses panen dan seterusnya kita akan disuguhi bangunan tinggi berupa seperti pagoda yang dibawahnya ada ruang museum utama/exhibition hall.

Di ruang exhibition hall ini terbagi beberapa ruangan yang saling menyatu, dimana disini kita bisa belajar mengenai bagaimana kehidupan masyarakat korea jaman dulu sampai sekarang, asal muasal korea, proses perkawinan di korea, etnis yang ada di korea, suasana pedesaan korea, pakaian daerah , rumah-rumah khas korea dan tentunya juga benda-benda kuno asli korea yang kesemuanya  diceritakan di beberapa diorama seperti halnya diorama di Monas, Jakarta tetapi disini sangat lengkap sekali.

Selain kehidupan korea, disini juga diceritakan bagaimana proses pembuatan Kimchi-sayuran khas korea, huruf kanji korea dan tentunya ginseng korea. Selain exhibition hall juga tersedia musem khusus anak-anak. Setelah puas mengenal korea lebih dekat di ruangan, masih banyak juga yang menarik di area luar museum. Selain ada patung pemanggil panen, disini kita bisa memasuki area bekas istana dan melihat ruang-ruangannya yang sangat megah dengan ciri khas ruangannya adalah warna merah.Dan setelah puas berkeliling dan tentunya bangunan yang sangat kokoh biarpun terdiri dari kayu-kayu. Dan di luar area istana kita bisa berfoto dengan aktor-aktor yang berperan seolah-olah masih sebagai penjaga istana jaman dulu.

Dan jadikanlah foto bersama penjaga sebagai oleh-oleh dari museum korea ini. Cukup seharian di museum ini, kita sudah bisa mengenal korea hampir 100% saking lengkapnya isi museum ini. *kunjungan wajib*

Oleh-oleh dari Lombok

3 Okt

Setelah puas keliling-keliling pulaunya dan gili-gilinya, tidak puas rasanya kalau belum nemu buah tangan yang anech-anech dari pulau ini. Yang pasti oleh-oleh ini pastinya harus bener-bener khas dan tidak bisa atau di tempat lain tidak ada.

Antara lain :

1. Tenun khas suku Sasak.

Untuk tenunan ini agar mendapat yang murah dan berkualitas tinggi kudu datang ke lokasi membuatnya yaitu ke kampung-kampung suku Sasak yang disana ada suatu kampung yang disubsidi pemerintah untuk membuat tenunan tangan ke ibu-ibunya. Ataupun bisa juga di Sasak Village.

2. Tembikar dan kerajinan dari tanah liat

DAn jika ikut travel agent kita akan bisa mencoba membuat tembikar sendiri

3. Mutiara

Mutiara disini juga ada 2 macam : ada mutiara darat dan mutiara laut. Dan yang pasti mutiara lat lebih mahal dari darat dan mutiara asli dari kerang yang bukan dikembang biakan juga lebih mahal dari kerang yang dikembangbiakan. Kualitasnya bisa diliat dari mengkilatnya….

4. Makanan dari Rumput Laut

5. Kaos kata-kata

Eksotisme Lombok

26 Agu

Pulau Lombok adalah pulau yang terletak sebelah timur Bali yang daerah administratifnya termasuk ke provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Di pulau Lombok ini terdapat kota yang merupakan ibukota dari provinsi NTB tersebut yaitu Kota Mataram. NTB sudah termasuk yang lebih maju pemikirannya di bidang pemerintahan karena kota administratif dibedakan dengan kota bisnisnya yang terdapat di Kota Cakranegara, sehingga di kota Mataram kotanya rapi, bersih dan teratur.

Di pulau ini juga terdapat bandar udara Selaparang yang terdapat di Ampenan yang masih melayani rute domestik ke kota Denpasar(Bali), Jakarta dan kota-kota kecil lain di NTB. Dan bandara ini sangat prospek sekali untuk dibuka akses internasionalnya, karena penumpangnya kebanyakan turis dengan berbahasa Perancis serta Jerman dan tentunya Inggris. Yup, ternyata pemerintahannya sudah menangkap, ide tersebut dengan telah/sedang membangun bandara internasional Lombok yang posisinya juga di tengah-tengah pulau Lombok, sehingga akses ke tempat-tempat wisata yang berada di pulau tersebut sangat gampang.

Tidak seperti yang ada di Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, ternyata di Lombok dengan suku aslinya, Sasak ternyata beragama Islam. Sehingga ketika akan mendarat di bandara kita akan melihat banyak Masjid dimana-mana.

Dari segi obyek wisata Lombok sendiri tidak kalah dibanding Bali antara lain :

1. Pantai Senggigi >>> sebelah barat..cocok untuk sunset

2. Pantai Kuta >>> sebelah selatan..panorama pasir putih yang masih natural dan background bukit

3. Pulau-pulau/Gili a.l : Trawangan, Aer, Nanggu >>> dengan pasir putih dan terumbu karang

4. Pura-pura

5. Gunung Rinjani

6. Air terjun di kaki gunung

7. Wisata budaya ke Sasak Village

8. Wisata budaya ke kampung pembuatan songket

9. Kerajinan Mutiara

10. Oleh-oleh dari rumput laut

Salah satu view di Gili

Salah satu view di Gili

Dan yang sangat membedakan antara Bali dengan Lombok adalah Lombok masih dengan obyek wisata yang masih alami dan dengan situasi yang masih sepi di obyek-obyeknya sehingga sangat cocok untuk pasangan yang berbulan madu. Dan yang harus prepare adalah harus sedia uang tunai kemana-mana karena mencari ATM masih susah ditemukan baik itu di pusat kota apalagi di obyek2 wisatanya.

ps : foto-foto akan menyusul beserta ulasan per obyek wisatanya.