Samarinda, kota Tepian

29 Agu

Samarinda lebih dikenal sebagai ibukota dari provinsi Kalimantan Timur, yang merupakan salah satu provinsi kaya di Indonesia. Samarinda secara geografi dibelah oleh sungai besar yaitu Sungai Mahakam. Dikarenakan dibelah oleh sungai besar, pastinya kota ini mempunyai landmark jembatan salah satunya.

Sebelum ada jembatan diatas, yaitu jembatan Mahulu ( Mahakam Hulu) , Samarinda hanya mempunyai sebuah jembatan panjang di dekat pusat kota yang berwarna kuning sehingga disebut juga Jembatan Kuning atau Jembatan Mahakam.

Dan sesuai dengan perkenalan awal tadi, bahwa Samarinda sebagai ibukota dari Provinsi kaya di Indonesia. Di kota ini, sangat banyak tambang batubara dijumpai di pojok-pojok kotanya. Kontur kotanya yang dibelah sungai dan juga berbukit-bukit ini membuat seluruh kota yang sangat luas ini tidak bisa  leluasa melihat keseluruhan kotanya.

Dan dikarenakan pusat kotanya ini berada di dekat tepi sungai Mahakam, maka dijulukilah kota ini sebagai Kota Tepian.

Selain 2 jembatan tadi landmark kota ini, 2thn belakangan ini muncul landmark baru yang tidak kalah megah dan konon merupakan salah satu termegah di Asia Tenggara, yaitu tak lain dan tak bukan Islamic Centre Samarinda, yang digandang2 terbesar di Indonesia.

Samarinda, walaupun sebagai ibukota provinsi di Kaltim tetapi dalam hal pembangunan di provinsi pusat bisnis dipusatkan di Kota Balikpapan dan Samarinda sebagai administratifnya dikarenakan di kota Balikpapan -lah pintu gerbang Kaltimnya (Bandara Internasional Sepinggan) berada. Dan walaupun tidak ada bandara internasional, di kota ini terdapat juga bandara perintis Termindung untuk trasportasi antar kota Kaltim saja.

Disamping lewat udara, Samarinda juga bisa dicapai via darat yang 2 jam perjalanan dari Kota Balikpapan ataupun via sungai Mahakam.

Iklan

4 Tanggapan to “Samarinda, kota Tepian”

  1. Ely Meyer 06/09/2011 pada 7:36 pm #

    fotonya cantik cantik oiiii 🙂 ….. jembatannya panjang bgt ya

    • aNNo' 09/09/2011 pada 11:14 am #

      tks mbak. infonya akan bertambah jembatan menjadi 3 dari yg sekarang baru dua

  2. Nanggroe Software 24/10/2011 pada 4:45 pm #

    mantap gan…satu lagi akan dibuat jembatan lintas sumatera,,, semoga cepat dikerjakan,,,

  3. Kikin 01/09/2015 pada 1:55 pm #

    Samarinda :
    Dari pengalaman saya berkunjung kesana ada beberapa hal yang kurang nyaman disana.
    1. Saat pagi dan sore hari sangat sesak banget. Macetnya lumayan parah saat hendak menyeberang jembatan kuning.
    2. Faktor kebersihan sangat kurang, apalagi saat menggunakan roda 2 debu lumayan banyak.
    3. Untuk jalan umum agak membingungkan kebanyakan menggunakan satu arah padahal sudah 2 lajur.
    4. Banjir juga sangat menggangu apalagi titik banjirnya kebanyakan di daerah kota.
    5. Terlalu jauh dari bandara ( adanya di balikpapan )

    Yang bikin lega di samarinda :
    1. Tempat penginapan banyak.
    2. Kuliner lumayan banyak.
    3. Malam hari bisa bersantai di tepian mahakan (pengamennya banyak). Jadinya agak risih.
    4. Banyak yg menjajakan telur penyu yang di gadang2 hewan langka. (Makan Dosa gak ya)
    5. Sarana hiburan malam lumayan lengkap.
    6. Mallnya BESAR
    7.Wisata agak bingung disana. Harus ke tenggarong dulu baru banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: