Tag Archives: cafe

Surabi ‘Enhaii’

11 Jul

Panekuk atau serabi kebanyakan kita pasti sudah pernah nyoba. Surabi?? Ini kemungkinan sebutan serabi nya di Bandung.
Nach jika kita Bandung, ada Surabi yang selama ini biasanya untuk sarapan pagi dimakan dengan kuah gula merah yang lain cara penyajiannya.
Lokasinya sendiri berada di Jl Setiabudi tepatnya di cafe-cafe/kantin kampus depan kampus Enhaii- salah satu sekolah pariwisata terkenal di Bandung.
Surabi disini cara bikinnya tetap dipanggang diatas penggorengan dengan kayu bakar . Tetapi yang uniknya Surabinya ada topping semacam keju, coklat , fla maupun pisang ataupun oncom khas Bandung. Jadi bener-bener Surabi yanh unik dan patut dicoba jika ke Bandung. Harganya juga sangat terjangkau.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

Iga Bakar ‘si jangkung’

30 Jun

Ke Bandung pasti tidak lepas dari Batagor sebagai makanan khasnya. Nach kali ini ke Bandung gw pengen nyoba makanan yang berbeda, begitulah gw bilang ke adek gw ketika kita muter-muter Bandung di malam hari.
Ditawarinlah gw iga bakar. Dari namanya saja gw udah ngerasa beda dari makanan Bandung biasanya. Pertama yang gw bayangin pasti makanan ini mahal dan makannya di restoran atau minimal di cafe-cafe khas Bandung.
Letaknya di jalan Cipaganti tidak jauh dari perempatan Eickman atau lebih tepatnya di seberang Cipaganti Travel. Ternyata tempatnya bukan berupa cafe ataupun restoran hanya berupa tempat makan pinggir jalan berupa tenda2 dan kursi. Senyampe disana sekitar 3deret kursi yang tersedia sudah penuh pengunjung dan dalam hati gw udah mengira pasti makanannya bakal enak. Menu favorit disini adalah Iga Bakarnya. Bentuknya seperti di gambar disuguhkan menggunakan hotplate dan berwarna hitam dikarenakan banyak kecap ssi sponsornya.
Setelah diicip, rasanya berbeda dari iga biasanya, agak manis dikit mgkn dikarenakan kecapnya dan dagingnya juga gurih. Mantabb pokoknya dach. Dan untuk harga murah euy hanya 12-14rb.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Merasakan suasana Jakarta Tempo Doeloe

15 Nov

Jakarta sebagai ibukota negara kita, Republik Indonesia yang saat ini disebut juga DKI(Daerah Khusus Ibukota) Jakarta tidak terlepas dari sejarah berdirinya jaman baheula. Nach, untuk saat ini kota Jakarta yang telah berumur beratus tahun ini bisa dirasakan juga bagaimana pentingnya dulu Jakarta di jaman Belanda dulu, Batavia.

kota1

Nach untuk merasakan bagaimana suksesnya Batavia jaman dulu ini kita bisa berkunjung ke daerah Kota namanya yang saat ini termasuk daerah Kotamadya Jakarta Utara atau disebut juga dengan daerah Kota Tua Jakarta atau Old Batavia. Di daerah yang tidak begitu luas ini kita bisa menjumpai gedung-gedung sisa-sisa kesuksesan Batavia jaman dulu dan umumnya juga sudah dijadikan museum seperti Kantor Pos, Bank Indonesia,Museum Fatahillah,  Jembatan Kota Intan, Stasiun, dan masih banyak yang lain.

Untuk saat ini, Kota Tua ini sudah kembali dirawat dengan merehabilitasi gedung-gedung itu kembali seperti Museum Fatahillah dan Museum Bank Indonesia yang sekarang sangat cantik dengan arsitektur Belanda dulu termasuk juga Stasiun kereta api yang dikenal dengan nama Stasiun Beos.

kota2

Untuk mencapai kota ini sangatlah gampang, cukup turun di Halte Busway Kota(paling ujung) koridor 1 (Blok M-Kota) ataupun naik kereta api dan turun di stasiun Kota/Beos dan kemudian dari Halte Kota atau Stasiun Kota ini bisa dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri deretan gedung-gedung tua dimulai dari Museum Bank Mandiri di seberang Halte dan Stasiun. Tetapi jika ingin merasakan sensasi berbeda dengan sensasi jaman dulu bisa menikmati ojek sepeda sampai ke sentral Kota Tua di seputaran Museum Fatahillah. Dari Halte/Stasiun tersebut lebih kurang hanya 500m.

O iya, jika ingin merasakan seperti apa kuliner jaman dulu, disini masih ada cafe Batavia yang sepertinya masih mempertahankan suasana batavia dulu, dan tenang jika pengen masakan jaman sekarang disekitaran Museum Fatahillah ini juga sudah ada pedagang kaki lima dengan jajanan khas seperti nasi goreng, sate dll.

Dan ke sini waktu yang paling tepat datang adalah sore menjelang malam, banyak aktivitas yang ada seperti fotografi, skater, nongkrong ataupun hanya pindah internetan karena PEMDA menyediakan akses hotspot dari TELKOMHotspot. Jadi jika ingin langsung upload status atau foto ketika berada disana bisa langsung dach. Enjoy Jakarta !!!

Pantai Melawai, Balikpapan

7 Agu

Balikpapan merupakan kota yang menghadap timur, tepatnya menghadap selat Makassar. Dan dari posisi geografinya yang menghadap timur , spot untuk melihat sunset berarti mungkin tidak ada. Tetapi, teorinya terbantahkan dengan posisi pantai Melawai yang sedikit berada di teluk kecil menjadikannya spot sunset terbaik di Balikpapan.

melawai

Pantai Melawai masih berada di pusat kota, tepatnya tidak begitu jauh dari komplek Pertamina dan Pelabuhan Balikpapan dan berada di pinggir salah satu jalan protokolnya Balikpapan, Jln Sudirman.

melawai2

Dan untuk menikmati sunset disini tidak usah bingung dengan perut atau tempat duduk, karena di sepanjang pinggir pantainya banyak cafe2 kecil yang menyediakan makanan2 kecil maupun minuman2, sehingga suasana romantis untuk menikmati detik-detik matahari tenggelam sangat mendukung sekali. Dan untuk menuju lokasi ini sangat mudah dan dilewati angkutan umum , angkot no 6(warna biru) dengan trayek ke Pelabuhan.

Kemala Beach, Jimbarannya Balikpapan

1 Agu

hmmm….gw mulai mo posting kembali..keluar dari pertapaan…..sorry y fren…karena emang bulan belakangan itu gw gak ada jalan2….cuman jalan2 di lokalan yang sudah pernah diposting juga…ok dach..mulai bulan ini kembali update lagi..sudah ada bbrp materi…ok dimulai dari Pantai Kemala.

Kemala Beach atau Pantai Kemala adalah salah satu pantai yang ada di kota minyak, Balikpapan. Sebenarnya ke pantai ini juga secara tidak sengaja. Sebenarnya sebelumnya pengen hunting sunset ke daerah Melawai, tapi berhubung Sunset sudah keburu datang di perjalanan, so diputusin berhenti di pantai ini.

kemala

Lokasi pantainya masih berada di pusat kota , tidak begitu jauh dari Balaikota Balikpapan hanya beberapa meter. Dan lokasi pantai ini juga tidak begitu mencolok karena lokasinya ketutupan dengan lokasi perkantoran di pinggir jalannya.  Tepatnya berada di belakang wisma-wisma Pertamina. Dan ke pantai ini hanya ditandai oleh satu papan penanda yang bertuliskan Kemala Beach dan D’Jimbaran Resto. Tepatnya pantai ini berada di pinggir jalan raya Sudirman. Dan jika pada mampir ke Balikpapan, ke pantai ini cukup naik angkot/taxi yang jurusan Pelabuhan/Melawai (nomer 6)- 5 menit dari pusat kota.

kemala3

Yup, sesuai judul, kenapa gw bilang Jimbarannya Balikpapan, karena suasana di pantai ini mirip sekali dengan Pantai Jimbaran di Bali yang berderet resto – resto seafood di pinggirnya, tetapi disini versi satu resto saja dan sangat cocok untuk menikmati sunset sembari makan, dan apalagi resto yang di pantai ini juga dinamai dengan D’Jimbaran. Dan bedanya dengan Jimbaran Bali, Pantai Kemala tidak begitu luas dan hanya ada satu resto D’Jimbaran ini dan ibarat seperti pantai privatenya resto itu.

kemala2

Pantai ini lumayan bersih, dan berpasir lembut dan landai dan tentunya agak putih. Dan di pantai ini juga ada fasilitas watersport seperti Banana Boat dan Jet Ski untuk memanjakan pengunjungnya.

Bandung City View di malam hari

20 Jul

Keunikan Bandung akan lebih asyik lagi jika bisa dilihat dari atas. Dan keuntungannya lain dari kota Bandung ini, Bandung diuntungkan dengan posisi kota Bandung yang terbentuk dari lembah sehingga Bandung tersebut juga ada dataran tingginya. Dan ada beberapa tempat di Bandung ini yang bisa melihat panorama ke arah kota yaitu dari Dago Atas/Pakar, Punclut Ciembeulit dan Lembang. Dan dari tiga tempat tersebut di Dago Atas dan Lembang menyediakan tempat nongkrong untuk melihat ke arah kota lebih leluasa yang berupa cafe-cafe.

Kali ini gw mencoba melihat Bandung dari Dago Atas ato Dago Pakar tepatnya. Untuk mencapai daerah ini cukup jalan lurus mengikuti jalan Ir Juanda terus keatas dan sesampai diatas nantinya bakal banyak penunjuk-penunujuk arah pemilik-pemilik cafe. Dan kali ini juga gw mencoba salah satu cafe yang ada di Dago atas tersebut, Lisung Cafe.

Dan ketika masuk cafe tersebut, pemandangannya langsung bagus banget…bener-bener mantab…view Bandung City nya bener-bener lengkap. Dan cafenya sendiri berupa rumah dari kayu yang berada di tebing-tebing yang terdiri dari 2 lantai yang disulap menjadi cafe yang ekslusif. Menunya sendiri lengkap banget dan yang menjadi andalannya adalah Lisung Pizza. Dan selain menu andalan tersebut juga terdapat menu-menu lain standard cafe termasuk juga ada rokok arab (Sisha) dan tentunya minuman-minuman.

Dan di cafe ini juga banyak disediakan tempat duduk baik itu untuk acara resmi, acara untuk santai berupa sofa, untuk berdua, untuk private di pondok-pondok. Dan kursi-kursi terebut juga berbagai tipe dari kursi kayu sampai sofa mahal. Dan untuk mencapai tempat ini, memang tidak ada angkutan umum yang lewat daerah ini, kecuali taksi atau ojek atau nebeng teman…wehehehe…Pokoknya ke Bandung jangan sampai dilewatkan untuk ke Dago Atas ini.

Kintamani, sisi ‘dingin’nya Bali

4 Mar

Setelah postingan sebelumnya tentang sisi panasnya Bali, kali ini kita refresh sedikit mengulas tentang sisi yang adem di Bali.

Jika mendengar kata adem suasana yang terbayangkan adalah berupa hawa sejuk pegunungan dengan angin semilir-semilirnya. Tepat, di Bali ada suatu tempat yang bisa merasakan hawa pegunungan sejuknya sambil menikmati makanan yang eunak. Makanan akan semakin enak dengan adanya lukisan Tuhan berupa pemandangan gunung dan danau Batur didepan mata yang bener-bener menakjubkan.

Kintamani

Untuk mencapai gunung Baturnya sendiri atau ke tepi danunya jalannya sangat terjal dan memerlukan banyak waktu lagi.

Gunung Batur

Tetapi jika memang hanya mau menikmati pemandangannya cukup hanya dari Kintamani sudah bisa menikmati pemandangan yang elok. Dan yang harus diwaspadai adalah dengan pedagang kaki lima disini yang sangat agresif menawarkan barang-barang dagangan mereka, jadi berhati-hatilah, jika tidak ingin cukup bilang tidak mau. Dan untuk menikmati pemandangan juga bisa sambil mengisi perut di restoran-restoran-restoran serta cafe-cafe di pinggir-pinggir lembah yang menghadap ke Batur, tetapi harus dimaklumi harganya mahal .

Sebelum ke Kintamani dari desa Ubud kita  juga bisa menikmati pemandangan hijau berupa hamparan bukit-bukit sawah. Bukit-bukit sawah merupakan cara bertanam petani Bali yang sangat terkenal yaitu Subak.

Subak Bali

Dan untuk mencapai pemandangan sawah-sawah tersebut juga tidak sulit, hanya berada di pinggir jalan antara desa Ubud dengan Kintamani, dan di pinggir jalan tersebut juga terdapat cafe-cafe dan restoran yang menawarkan view ke sawah-sawah dengan kontur bukit-bukit tersebut.